Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (12 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 28 Oktober 2017, 11:31 WIB 2,682 PDF

Liputan Khusus ; Membangun SID Kabupaten Blora Menuju Desa Mandiri

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Liputan Khusus ; Membangun SID Kabupaten Blora Menuju Desa Mandiri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SOLO, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Blora terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemandirian desa melalui pengembangan Sistem Informasi Desa (SID). Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berbasis data digital.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Blora, Drs. Rianto Warsito, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) yang diikuti oleh seluruh perwakilan desa di Kabupaten Blora, Kamis (28/10), menegaskan pentingnya pengelolaan data desa yang valid dan terbuka. Menurutnya, data yang tersedia di setiap desa tidak hanya menjadi milik internal desa, namun harus dikelola secara transparan agar dapat diakses publik melalui mekanisme keterbukaan informasi.

“Dampak dari keterbukaan informasi publik akan membawa kemajuan signifikan bagi pembangunan dan kemandirian desa,” ujar Rianto Warsito.

Ia juga menekankan pentingnya keabsahan dan kevalidan data sebelum dipublikasikan agar tidak menimbulkan kesalahan informasi atau berita hoaks. “Setiap data yang akan disampaikan kepada publik harus melalui proses klarifikasi terlebih dahulu untuk menghindari permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.

Dengan adanya transparansi dan partisipasi publik dalam pengelolaan data desa, diharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam mengawal pembangunan dan mendukung terciptanya desa yang mandiri serta maju secara digital.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Blora menuju tata kelola desa modern yang selaras dengan semangat transformasi digital pemerintahan daerah.**Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi