Kamis, 24 September 2026
NASIONAL 18 Juli 2026, 12:20 WIB 1,743 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Korcam Bantah Isu Penggelapan Dana Atas Tutupnya Sementara Dapur SPPG Murahharjo

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 1,743 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korcam Bantah Isu Penggelapan Dana Atas Tutupnya Sementara Dapur SPPG Murahharjo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Murahharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, terhenti sementara menyusul pengunduran diri kepala SPPG setempat secara mendadak tanpa melalui prosedur serah terima jabatan.

Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Kunduran, Afif Ma’ruf, membenarkan bahwa dapur produksi makanan bergizi gratis itu telah ditutup sejak Selasa (13/7/2026) dan belum dapat beroperasi hingga saat ini.

“Memang tutup per Selasa kemarin. Ini murni kepala SPPG-nya resign langsung kabur, tidak menunggu kepala SPPG baru untuk serah terima. Jadi kalau dapur tidak ada kepala SPPG, otomatis berhenti operasional sementara sambil menunggu pengganti,” jelas Afif saat ditemui di kantornya, Sabtu (18/7/2026).

Afif menegaskan bahwa isu yang beredar di masyarakat terkait pembawaan uang oleh pihak yayasan atau mitra adalah tidak benar. Ia memastikan tidak ada indikasi penyimpangan keuangan dalam pengelolaan program tersebut.

“Tidak ada indikasi uang dibawa kabur. Untuk virtual account SPPG, itu kan yang memegang dari yayasan dan kepala SPPG. Kalau salah satu tidak ada maker atau signer, tidak akan terjadi,” tegasnya.

Afif menjelaskan mekanisme pengelolaan keuangan SPPG menerapkan sistem double control yang mengharuskan dua pihak untuk melakukan transaksi. Tanpa adanya salah satu dari keduanya, dana tidak dapat dicairkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kepala SPPG yang bersangkutan mengirimkan surat pengunduran diri ke Koordinator Wilayah (Korwil) pada sore hari di tanggal yang sama, tanpa terlebih dahulu berpamitan dengan pihak SPPG setempat maupun Korcam. Surat tersebut tertanggal 13 Juli 2026 dengan mencantumkan alasan salah satunya adalah orang tua di Jambi.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Dari SPPG saya tanya, tidak ada. Dari saya juga tidak ada. Saya tahunya dari Korwil, dia mengirim surat resmi ke Korwil sore itu,” ungkap Afif.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Korcam langsung membuat laporan khusus yang ditujukan kepada KPPG Semarang pada hari yang sama, 13 Juli 2026. Laporan tersebut memuat kronologi kejadian sekaligus permohonan pergantian kepala SPPG.

Afif berharap proses pergantian kepala SPPG dapat segera dilakukan agar operasional dapur Murahharjo dapat kembali berjalan dan program pemberian makanan bergizi gratis bagi masyarakat penerima manfaat tidak terganggu lebih lama.

“Saat ini kami masih menunggu proses dari pusat. Yang jelas kami sudah melaporkan semuanya dan berharap ada pengganti secepatnya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari KPPG Semarang terkait proses pergantian kepala SPPG Dapur Murahharjo.**Red

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi