Rabu, 23 September 2026
NASIONAL 10 September 2026, 13:48 WIB 543 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Korban Keracunan Menu MBG di Blora Bertambah Jadi 216 Jiwa

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 543 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Keracunan Menu MBG di Blora Bertambah Jadi 216 Jiwa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Jumlah korban yang mengalami keluhan sakit perut, diare, hingga muntah setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Sukorejo 2, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, terus bertambah. Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora mencatat hingga saat ini total penerima manfaat yang terdampak mencapai 216 jiwa.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, menyatakan pihaknya masih terus memantau kondisi para penerima manfaat dari SPPG Sukorejo 2. Menurutnya, setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda, sehingga efek yang dirasakan pun tidak sama.

“Kita lakukan update setiap hari pasca insiden pertama di SMA Negeri 1 Tunjungan. Semalam (Rabu, 09/09/2026), sekitar setengah 10 terlaporkan ada tambahan korban,” ujar Edi, Kamis (10/09/2026).

Edi merinci sebaran korban di setiap satuan pendidikan. Di SMA N 1 Tunjungan terdapat 133 siswa dan 1 guru yang terdampak. Kemudian dari SMP IT terlaporkan 35 siswa dan satu kepala sekolah, SD IT terlaporkan 30 siswa dan delapan guru, serta MTs Al-Banjari terlapor tiga siswa.

Tidak hanya dari lingkungan sekolah, Dinkesda juga menerima laporan dari penerima manfaat kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. “Di Desa Kedungrejo, Tunjungan terdapat penerima manfaat yang mengalami keluhan yang sama. Di sana ada empat ibu menyusui dan satu balita,” ungkapnya.

Hingga saat ini, masih ada korban yang menjalani perawatan setelah tiga hari insiden diketahui. “Saat ini masih ada yang rawat inap lima orang, dua di Klinik Citra Mulia, satu di Puskesmas Japah, dan dua orang di RSUD Blora,” terang Edi.

Sebagai informasi, dugaan keracunan tersebut kali pertama diketahui dari SMA N 1 Tunjungan pada Selasa (08/09/2026). Ratusan siswa merasakan keluhan sakit perut hingga mual dan muntah, sehingga pihak sekolah memutuskan tidak menerima distribusi menu MBG pada hari tersebut.

Sementara itu, dari keterangan para siswa, keluhan mulai dirasakan setelah pulang sekolah pada Senin, 07 September 2026, dan berlanjut hingga hari berikutnya saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.**Red

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi