Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
INFODESA 09 September 2026, 20:03 WIB 725 PDF

Kemarau Panjang Berpadu Abu Erupsi GAK, Pemkab Lamsel Ajak Warga “Mengetuk Langit” Lewat Salat Istisqa

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kemarau Panjang Berpadu Abu Erupsi GAK, Pemkab Lamsel Ajak Warga “Mengetuk Langit” Lewat Salat Istisqa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Lampung Selatan menghadapi dua tekanan lingkungan dalam waktu yang bersamaan: kemarau panjang yang membuat lahan dan sumber air kian tertekan, serta dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang menyisakan abu vulkanik di sejumlah wilayah.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar melalui Salat Istisqa, Kamis (10/9/2026).

Salat Istisqa akan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Selatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual pemerintah bersama masyarakat menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

“Besok, Pemkab bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan akan melaksanakan Salat Istisqa mulai pukul 07.00 WIB. Tempatnya di MAN 1 Lampung Selatan,” ujar Hendry, Rabu (9/9/2026).

Kemarau yang belum berakhir membuat kondisi lingkungan semakin kering. Situasi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada saat yang sama, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau turut memberikan tekanan terhadap kondisi lingkungan di wilayah Lampung Selatan. Sisa abu vulkanik yang masih berada di sejumlah kawasan diharapkan dapat terbantu dibersihkan apabila hujan turun.

Karena itu, Salat Istisqa tidak hanya dimaknai sebagai doa untuk meminta hujan. Momentum tersebut juga menjadi ajakan untuk memperkuat kepedulian dan ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi lingkungan yang sedang tidak bersahabat.

Hendry menegaskan, masyarakat tidak boleh hanya menunggu hujan. Di tengah kondisi lahan yang kering dan adanya sisa abu vulkanik, kewaspadaan justru harus ditingkatkan.

“Yang paling penting, ikhtiar spiritual ini juga harus diiringi dengan ikhtiar nyata. Masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan, menjaga lingkungan, dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang ada,” ujarnya.

Pemkab Lampung Selatan berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengurangi dampak kekeringan, menekan kondisi lingkungan yang terlalu kering, sekaligus membantu membersihkan sisa abu vulkanik GAK di sejumlah wilayah.

Namun, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca maupun lingkungan selama kemarau masih berlangsung.

Kemarau dan dampak erupsi GAK menjadi pengingat bahwa tekanan terhadap lingkungan tidak bisa dihadapi dengan satu langkah. Doa diperlukan, tetapi kewaspadaan dan tindakan nyata juga harus berjalan bersamaan.

Melalui Salat Istisqa, Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat dapat bersama-sama memanjatkan doa sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hingga kondisi kembali membaik. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi