Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 03 Februari 2025, 21:33 WIB 1,265 PDF

Kelola Pupuk Bokashi dari Limbah Kerbau dan Sekam, Direktur Salvinus Sawelinggi Bilang Harga Terjangkau

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kelola Pupuk Bokashi dari Limbah Kerbau dan Sekam, Direktur Salvinus Sawelinggi Bilang Harga Terjangkau
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel), mengelola Pupuk Organik Bokhasi dari limbah kerbau yang berasal dari Pasar Hewan Bolu Rantepao di Jalan Tedong Balian.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda PMS Salvinus Sawelinggi pada media ini, Senin 3 Februari 2026 menjelaskan bahwa, mereka memanfaatkan limbah pertanian terintegrasi dengan peternakan untuk memproduksi pupuk berkualitas.

Mereka mengumpulkan kotoran kerbau dan sekam padi, lalu mengolah serta memfermentasinya dengan Effective Microorganisms 4 (EM4).

Salvinus menyebutkan bahwa, proses ini menghasilkan pupuk organik bokhasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Usaha mereka berkembang pesat dengan pesanan datang dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, sebagian Palopo, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

” Pupuk organik bokashi mereka sekarang diakui dan dicari di pasar karena mutu yang tinggi,” sebutnya.

Dia menekankan, bahwa pupuk organik bokashi penting, meskipun kandungan haranya lebih rendah dibandingkan pupuk anorganik.

Namun, aplikasinya yang lebih besar dan aman untuk tanaman menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi petani millenial.

Pupuk organik ini memperbaiki kualitas dan kesuburan tanah, serta menjadi solusi ramah lingkungan dengan biaya produksi rendah.

Pupuk organik bokashi hasil fermentasi ini mengandung lebih banyak unsur hara yang siap diserap oleh akar tanaman.

Salvinus menambahkan bahwa, produk ini membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mengelola limbah menjadi sumber daya bermanfaat.

Dengan harga terjangkau Rp35.000 per zak dengan isi 25 kg, pupuk organik bokashi diharapkan membantu petani meningkatkan hasil pertanian mereka, karena mengandung Nitrogen 0,40%, Phospor 0,97% serta Kalium 0,68%.

Usaha ini juga berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Pasar Hewan Bolu, menciptakan dampak positif bagi masyarakat.** Benny/Yustus

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi