Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
POLITIK 15 Mei 2022, 12:51 WIB 2,799 PDF

Kasus PMK, Johan Tegaskan Kepada Pemerintah Jangan Rugikan Peternak

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kasus PMK, Johan Tegaskan Kepada Pemerintah Jangan Rugikan Peternak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

JAKARTA – Johan Rosihan selaku Anggota Komisi IV DPR RI, ingatkan pemerintah soal penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terutama sapi da kerbau yang teridentifikasi di daerah Jawa Timur dan Aceh.

“Secara holistik penanganan wabah PMK ini harus tepat, pemerintah jangan gegabah dengan menutup semua jalur lalu lintas ternak apalagi ini menjelang Hari raya Idul Adha. distribusi hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing akan meningkat drastis untuk kebutuhan qurban bagi umat Muslim di tanah air,” ujar Johan pada Kamis 12/5/2022.

Lebih lanjut, Johan menambahkan agar pemerintah jangan membuat kebijakan yang bisa merugikan peternak termasuk dengan menutup jalur lalu lintas ternak terutama menuju Pulau Jawa, ini merupakan pusat pasar dari penjualan hewan ternak untuk kebutuhan qurban.
“Penutupan lalu lintas ternak akan memukul usaha peternakan, juga merugikan peternak. Maka hal ini harus diantisipasi dengan upaya lain yang lebih tepat untuk menangani wabah PMK sehingga tidak meluas dan peternak tetap terlindungi,” jelasnya.

Politisi PKS ini berharap pemerintah tidak hanya berfikir soal penanganan wabah PMK yang saat ini hanya bersifat lokal di daerah tertentu, tapi juga harus mulai menyiapkan strategi agar wabah ini tidak berdampak pada daerah lain yang masih sehat.

Johan mengungkapkan bahwa Pulau Jawa tetap menjadi pasar potensial bagi peternak kita terutama menghadapi Idul Adha tahun ini, menurutnya sapi Bali yang ada di Pulau Bali dan Nusa Tenggara (NTB dan NTT) adalah pilihan personal umat Muslim untuk ibadah qurban karena ukuran dan harganya yang terjangkau.

“Johan menjelaskan bahwa NTB, NTT dan Bali merupakan provinsi dengan populasi sapi potong terbesar dan masuk kategori hewan ternak yang sehat dan aman dikonsumsi, sehingga tidak ada alasan untuk menutup jalur  lalu lintas hewan ternak tersebut akibat wabah PMK sedang meluas di Jawa Timur,” ungkap politisi senayan itu.

Johan menghimbau terkait pengendalian wabah PMK agar pemerintah dan segenap pemangku kepentingan harus saling peduli, jika menjumpai gejala-gejala penyakit menular pada hewan ternak agar segera menghubungi dokter hewan atau petugas Kesehatan hewan yang berwenang. Hal ini penting dilakukan agar isolasi hewan yang terpapar penyakit segera dilakukan dan tidak merugikan peternakan lainnya.

Wakil rakyat dari dapil NTB 1 ini mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian dan berpihak pada keberlanjutan usaha peternakan khususnya bagi masyarakat peternak yang ada di Bali dan Nusa tenggara, moment Idul Adha sebagai masa panen bagi peternak rakyat.

“Saya minta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada usaha peternakan rakyat agar tidak terganggu dan tidak dirugikan dengan masuknya wabah PMK di tanah air,” tegas Johan Rosihan.(@Gus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #POLITIK #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi