Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 19 Agustus 2026, 11:54 WIB 633 PDF

Ka UPT Puskesmas Sidomulyo Pastikan Anak Bibir Sumbing Akan Segera Dirujuk, Bidan Desa dan Pemdes Diminta Aktif

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ka UPT Puskesmas Sidomulyo Pastikan Anak Bibir Sumbing Akan Segera Dirujuk, Bidan Desa dan Pemdes Diminta Aktif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Beredarnya informasi di media sosial terkait seorang anak di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, yang disebut mengalami bibir sumbing sejak usia dini namun belum mendapatkan penanganan medis, mendapat respons langsung dari UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Putri Handayani, memastikan persoalan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi yang dialaminya.

Penegasan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus memastikan masyarakat bahwa kasus tersebut menjadi perhatian pihak Puskesmas.

“Pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut sesuai kondisi pasien jelas Putri pada infodesanews.com, Rabu (19/8/2026)

Jangan Berhenti di Informasi Media Sosial

Putri juga menyoroti pentingnya komunikasi berjenjang antara keluarga pasien, bidan desa, pemerintah desa dan Puskesmas.

Menurutnya, persoalan pelayanan kesehatan masyarakat seharusnya tidak menunggu informasi berkembang di media sosial terlebih dahulu. Bidan desa dan pemerintah desa memiliki peran penting untuk menyampaikan kondisi warga secara cepat kepada Puskesmas, terutama apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus.

Ia meminta bidan desa dan Pemdes lebih aktif memberikan informasi kepada masyarakat maupun pihak Puskesmas agar persoalan kesehatan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.

“Peran bidan desa dan pemerintah desa sangat penting. Kalau ada kondisi warga yang membutuhkan penanganan, segera diinformasikan sehingga bisa kita tindak lanjuti. Jangan sampai informasi yang belum lengkap justru menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tegasnya.

Puskesmas: Koordinasi Harus Diperkuat

Kasus ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan hingga tingkat desa.

Bidan desa tidak hanya dituntut hadir ketika ada kegiatan pelayanan, tetapi juga harus mampu menjadi mata dan telinga pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Begitu pula pemerintah desa, yang memiliki akses langsung terhadap kondisi sosial warganya.

Jika ditemukan warga dengan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus, informasi tersebut idealnya segera diteruskan melalui jalur pelayanan yang tersedia.

Dengan begitu, penanganan tidak harus menunggu munculnya keluhan di media sosial atau pemberitaan publik.

Pasien Kini Menunggu Tindak Lanjut Rujukan

Sementara itu, terhadap pasien yang menjadi sorotan dalam pemberitaan tersebut, UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo memastikan langkah berikutnya adalah proses rujukan ke rumah sakit.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Putri, memastikan pasien tersebut akan segera dirujuk pada hari ini ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut sesuai kondisi pasien.

Hal yang paling penting saat ini adalah memastikan pasien benar-benar mendapatkan akses pemeriksaan dan penanganan medis yang diperlukan.

Puskesmas juga berharap masyarakat tidak hanya melihat persoalan dari informasi yang beredar, tetapi memberikan ruang bagi pihak medis dan pemerintah desa untuk melakukan penanganan berdasarkan kondisi pasien yang sebenarnya.

Di sisi lain, munculnya kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus terdata, terpantau dan ditindaklanjuti.

Jangan sampai persoalan baru bergerak setelah menjadi sorotan publik.

Kasus ini bukan sekadar soal siapa yang terlambat mengetahui. Yang lebih penting, bagaimana setelah diketahui, pasien benar-benar mendapatkan penanganan. Koordinasi Puskesmas, bidan desa dan pemerintah desa harus bekerja nyata di lapangan, bukan sekadar berhenti pada laporan. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi