Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 11 Februari 2026, 18:35 WIB 1,711 PDF

Jelang Libur Idulfitri 2026, Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026

Kabiro Jakarta
Oleh: Kabiro Jakarta • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jelang Libur Idulfitri 2026, Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Jakarta

JAKARTA, INFODESANEWS | Jelang bulan Ramadan dan libur Idulfitri tahun 2026, pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 yang mencakup kebijakan diskon transportasi, work from anywhere (WFA), dan bantuan pangan. Peluncuran dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/02/2026), dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun nonAPBN,” ujar Menko Ekon Airlangga Hartarto.

Airlangga menambahkan, kebijakan pemberian paket stimulus ekonomi yang diberikan pada periode libur hari besar keagamaan nasional, seperti Idulfitri serta Natal dan Tahun Baru (Nataru), tak hanya menunjang mobilitas masyarakat tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta sektor pariwisata.

“Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran/Idulfitri 2025 itu mencapai 154,62 juta orang dan libur Nataru 110,43 [juta]. Secara year-on-year satu tahun di tahun 2025 itu [pertumbuhan ekonomi] 5,11 persen dan pada Desember kunjungan wisman [wisatawan mancanegara] 1,41 juta dan wisnus [wisatawan nusantara] 105,98 juta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga merinci diskon tarif transportasi yang diberikan pada Paket Stimulus I-2026, yaitu:

  1. Diskon tarif kereta api sebesar 30 persen dari harga tiket, untuk perjalanan periode tanggal 14 s.d 29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.
  2. Diskon tarif angkutan laut sebesar 30 persen dari tarif dasar, untuk perjalanan periode tanggal 11 Maret s.d 5 April 2026, dengan target 445 ribu penumpang.
  3. Diskon tarif angkutan penyeberangan sebesar 100 persen dari tarif jasa kepelabuhanan, untuk perjalanan periode tanggal 12 s.d 31 Maret 2026, dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
  4. Diskon tarif angkutan udara sebesar 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri, untuk perjalanan periode tanggal 14 s.d 29 Maret 2026, dengan target targetnya 3,3 juta penumpang.

Selain itu, untuk mengoptimalkan mobilitas dan memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan selama libur Idulfitri 2026, diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta. Skema WFA atau flexible working arrangement (FWA) berlaku selama lima hari, yaitu pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

“Untuk penerapan FWA bagi para pegawai ASN, diterbitkan Surat Edaran (SE) dari Menteri PAN RB, sedangkan untuk pelaksanaan WFA bagi para pekerja swasta akan diterbitkan SE dari Menteri Ketenagakerjaan,” ujar Airlangga.

Tak hanya pemberian stimulus ekonomi berupa diskon transportasi, pemerintah juga memperkuat daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang diberikan sekaligus untuk dua bulan, dengan estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp11,92 triliun. Target penerima bantuan pangan adalah sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari desil 1-4. Menko Ekon pun meminta pemerintah daerah (pemda) serta kementerian/lembaga terkait untuk mendukung penyaluran bantuan pangan ini.

“Pemda dan K/L terkait agar mendukung kelancaran logistik dalam penyaluran bantuan pangan,” pungkas Airlangga.(Humas Kemensesneg)

Oleh: Kabiro Jakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Jakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro DKI Jakarta & Nasional

Kabiro Jakarta

Liputan pusat pemerintahan, kementerian, parlemen DPR RI, dan isu nasional.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi