LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Camat Sidomulyo, Frans Sinatra Adung, mengajak masyarakat untuk tidak lagi bersikap pasif dalam setiap proses pembangunan di desa. Warga diminta lebih kritis, aktif memberikan masukan, sekaligus mengawasi penggunaan Dana Desa agar berlangsung secara transparan, tepat guna, dan tepat sasaran.
Ajakan tersebut disampaikan Frans saat menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 di Aula Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Selasa (28/7/2026).
Dalam arahannya, Frans menegaskan bahwa pembangunan desa tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan warga menjadi kunci agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat harusnya kritis, jangan hanya datang nerima snack, terus pulang. Saya melihat hampir di seluruh desa masyarakatnya tidak ada yang kritis,” tegas Frans di hadapan peserta Musdes.
Ia mencontohkan, berbagai persoalan pembangunan di wilayah pelosok seharusnya dapat lebih cepat teratasi apabila masyarakat berani menyampaikan kritik, saran, maupun pengawasan terhadap jalannya program pemerintah desa.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat akan menciptakan kontrol sosial yang positif. Dengan demikian, pemerintah desa akan lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan serta terdorong menjalankan pembangunan sesuai kebutuhan dan aspirasi warga.
Frans juga menilai percepatan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Tanpa kolaborasi tersebut, target pembangunan desa akan sulit diwujudkan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan desa melalui budaya gotong royong.
“Saya mengajak bersama-sama memunculkan kembali tingkat kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dan menggalakkan kembali gotong royong guna menyukseskan Program HELAU yang telah dikampanyekan oleh Bupati,” pungkasnya.
Musdes RKPDes 2027 tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan Desa Sidorejo tahun mendatang dengan melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya agar program yang disusun benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. (Red)