Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Januari 2018, 18:16 WIB 1,605 PDF

Ibu – Ibu Lampung Selatan Menjerit Harga Beras Selangit

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ibu – Ibu Lampung Selatan Menjerit Harga Beras Selangit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Harga beras di sejumlah wilayah termasuk Lampung Selatan terus mengalami kenaikan secara signifikan, hal ini di rasakan seluruh warga.

Giarti (35) warga Kecamatan Sidomulyo merasa terbebani dengan kenaikan harga Beras yang signifikan dan hampir tiap minggu harga terus naik. yang biasanya mampu beli sampai 20 kilo per minggu namun dengan naiknya harga, saat ini hanya mampu membeli 10 koli.

“saya berharap kepada pemerintah pusat dan daerah dapat segera mengatasi persoalan harga Beras yang terus merangkak naik.”ujar Giarti.

Sementara itu Rusmi (30) salah seorang pedagang beras di Pasar tradisional Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, mengatakan Kenaikan ini dirasakan sejak awal Desember 2017, Beras jenis IR 64 yang awalnya Rp 9000-10.000 per kilo kini menjadi Rp 12000 – 13000 ribu per kilo, Beras bulet jenis muncul dari Rp 8500-9000 per kilo kini menjadi Rp 10.000-11000 per kilonya.”kata dia pada Infodesanews.com. Senin (15/1)

“Mungkin bisa saja nanti naik lagi karena kenaikannya bertahap setiap minggunya ,” ujar Rusmi ,Ia menduga, penyebab melonjaknya harga beras disebabkan Karna disejumlah daerah termasuk Lampung Selatan para petani baru mulai tanam padi,

“Hujan dan cuaca yang tak menentu ini juga sebagai faktor utama, sehingga waktu penanaman jadi telat, Dampaknya, pasokan beras yang masuk ke pasar menjadi berkurang.

Hal yang sama di ungkapkan pedagang beras di Pasar Kecamatan Candipuro Lampung Selatan menuturkan, saat ini harga beras sedang tinggi-tingginya. Karna Stok gabah di petani dan penggilingan menipis.

Beras kualitas super ia jual Rp 13 ribu per kilo, medium Rp 12 ribu per kilo, dan kualitas standar Rp 10.500 per kilo.

Dengan lonjakan harga yang terus merangkak naik tiap minggunya menyebabkan berkurangnya omset penjualan, Karna yang biasanya beli Beras 20 kilo kini beli 10-15 kilo.”ujarnya. (SG/slmt)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi