Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 17 April 2023, 07:58 WIB 2,112 PDF

HARIONO S. NOTONEGORO, Bandit Bangsa dan Negara Harus Dilawan, Koruptor Harus Diberantas

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

HARIONO S. NOTONEGORO, Bandit Bangsa dan Negara Harus Dilawan, Koruptor Harus Diberantas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | BANYAKNYA bandit dan oknum-oknum negara yang menggerogoti keuangan negara diseluruh negeri ini disebabkan tidak tegaknya aturan Undang Undang dan Hukum Negara serta tidak adanya ketauladanan pemimpin yang tegas, berani dan tidak tebang pilih dalam pelaksanaan hukum. Akibatnya banyak bandit bagaikan jamur diseluruh negeri. Demikian diungkapkan Hariono S. Notonegoro, Pencetus Solusi Nasional Trisula Wedha dalam rilisnya pada media ini, Minggu (16/4/2023)

Untuk itu negara wajib punya sistem yang mampu mengunci keburukan moral WNI diseluruh dunia dan jika ketangkap dan diadili harus dihukum sosial yang memalukan dirinya dan seluruh handai taulan, saudara serta keturunannya. Tanpa sistem itu tidak mungkin bandit-bandit negara ini akan bertaubat.

Jika tidak, Hariono S. Notonegoro berkesimpulan bahwa ketimpangan di negara miskin lebih disebabkan kebijakan dan kelembagaan ekonominya yang bersifat ekstraktif, yang hanya menguntungkan segelintir oligopolis. Kondisi ini diperparah oleh kebijakan pemerintah yang tanpa sadar ternyata telah memfasilitasi terjadinya penguasaan pasar melalui kebijakan tata niaga yang salah.

“Disinilah dibutuhkan cara mengaplikasikan UUD”45 pasal 33 ayat 3, sehingga seluruh pasar nasional dikuasai rakyat sebagai Tuan Negara,” ujarnya.

Hariono S. Notonegoro lebih lanjut memberikan contoh bagaimana gilanya koruptor dan oknum pejabat yang merampok uang rakyat untuk foya-foya. “Tidakkah anda kasihan terhadap nasib saudara kita yang susah dan tidak berani melawan ketamakan ini. Sekarang ini sudah saatny melawan bandit-bandit bangsa dan negara, ayo bergerak!,”tandasnya. (*/red solo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi