BLORA, INFODESANEWS – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu 20–21 Mei 2026.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, SIP, M.Si, bersama Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Blora Hj. Ainia Solikhah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, serta Abdullah Aminudin, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Blora yang akrab disapa Mas Arief menyatakan bahwa pendidikan masyarakat merupakan ruh utama dari pembelajaran sepanjang hayat (long-life learning).
“Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya di dalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja,” jelasnya.
Tema yang diusung dalam perhelatan ini adalah “Everyplace is school, Everything is teacher”. Bupati mengapresiasi langkah nyata yang diinisiasi oleh DPD FK-PKBM Blora bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Menurutnya, gelar karya ini menjadi wadah penting untuk mengenalkan inovasi dari jalur pendidikan non-formal kepada publik. Melalui program kesetaraan, literasi, dan vokasi, pendidikan non-formal terbukti menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Blora.
“Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan Lomba Mewarnai anak PAUD, Lomba Dance, panggung hiburan, serta aksi donor darah bersama PMI dengan semangat kearifan lokal “Ojo Leren dadi wong apik”.
Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Blora, Hj. Ainia Solikhah, menuturkan bahwa anak-anak perlu diberikan panggung untuk diapresiasi.
“Banyak keterampilan yang perlu kita lihat bersama. Mereka butuh kita sediakan stage untuk menunjukkan kemampuan yang mereka miliki,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jateng, Abdullah Aminudin, mengapresiasi kegiatan ini. Semangat luar biasa ini menunjukkan bahwa kita semua adalah satu keluarga.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mudah-mudahan tema everywhere is school, everything is teacher benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, menjelaskan bahwa gelar karya ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan media publikasi dan edukasi pentingnya peran Pendidikan Masyarakat dalam meningkatkan angka melek huruf, angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS), serta Harapan Lama Sekolah (HLS) di Blora. Peserta kegiatan meliputi PKBM, SKB, LKP, perwakilan SD dan SMP, IGTKI, Himpaudi, Dharma Wanita Dinas Pendidikan, PMI, dan lainnya. Rangkaian acara meliputi pameran, lomba mewarnai yang diikuti 1.000 siswa TK/PAUD, pentas anak, fashion show, lomba tari, senam bersama, demo keterampilan, dan donor darah.
Usai pembukaan, Bupati beserta rombongan meninjau stan-stan hasil karya PKBM dan menyapa para anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai dari berbagai jenjang PAUD/TK se-Kabupaten Blora.**Red