Kamis, 24 September 2026
PENDIDIKAN 19 September 2017, 19:23 WIB 2,095 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Forum Sibat ; Bersahabat Dengan Bengawan Solo

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 2,095 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Forum Sibat ; Bersahabat Dengan Bengawan Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SURAKARTA, Infodesanews.com – Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, yang melintasi Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan panjang mencapai 700 kilometer dan membentang di 29 kab-kota.

Tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Palang Merah Indonesia (PMI) di sepanjang DAS-BS (Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo) berkomitmen untuk mengurangi dampak bencana banjir dengan merawat dan melestarikan sungai. Melalui Temu Sibat Nasional II di Gunung Pancar – Bogor ini, terbentuk Forum Sibat Bengawan Solo (FORSBES).

Budi Utomo, anggota Sibat Kelurahan Sewu Kota Surakarta, terpilih menjadi Koordinator FORSBES. “Forum ini sebagai wadah komunikasi dan berbagi informasi situasi-kondisi wilayah Bengawan Solo, untuk meningkatkan kesiapsiagan dan mengakrabi sungai dengan kegiatan positif,” ujarnya setelah diskusi di Bogor, Selasa (19/09/2017).

Sungai ini berperan vital dalam menampung dan membagi distribusi air untuk pengairan area persawahan dan pertanian lain. “Kami akan agendakan kegiatan rutin seperti5 bersih sungai, penyediaan tempat sampah, dan giat lainnya. Kami juga akan berjejaring dengan pemerintah dan lembaga lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dampak bencana,” jelas Budi.

Dampak negatif yang sering ditimbulkan saat musin hujan yaitu luapan air ke pemukiman penduduk di wilayah hulu tengah, dari Sukoharjo, Solo, Sragen hingga hilir di Lamongan, Babat, Gresik, dan sekitarnya.

“Prediksi volume dan ketinggian air sungai, dapat terpantau melalui alat pengukur debit air milik Perum Jasa Tirta. Nantinya informasi itu kami publikasikan kepada tim sibat di wilayah hulu lainnya. Juga aplikasi FEWEAS menjadi salah satu sumber informasi kami,” terangnya.

FEWEAS (Flood Early Warning Early Action System – Sistim Peringatan Dini Banjir dan Aksi Dini) berbasis android, yang dikembangkan PMI dan Institut Teknologi Bandung dengan dukungan IFRC dan Zurich Insurance Indonesia. “Sistim ini memberikan infor prediksi potensi banjir untuk 2 hari ke depan dengan interval 1 jam,” kata Letjen (purn) H. Sumarsono, Ketua Bidang Penanggulangan PMI Pusat.

Sumarsono menyambut baik terbentuknya forum ini, sebab dapat mempercepat penyebaran informasi adanya potensi bencana. “Adanya forum Sibat Bengawan Solo dan aplikasi FEWEAS ini, tentunya sangat membantu dalam pengurangan dampak banjir saat terjadi luapan sungai Bengawan Solo,” harapnya.(Ely)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi