Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 22 Mei 2026, 08:50 WIB 585 PDF

FBS Tegaskan Tidak Halangi Investasi, Minta Perusahaan Hormati Hak Masyarakat

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

FBS Tegaskan Tidak Halangi Investasi, Minta Perusahaan Hormati Hak Masyarakat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Aktivis Front Blora Selatan (FBS), Grex, menegaskan bahwa organisasinya tidak pernah mempersulit atau menghambat investasi yang masuk ke Kabupaten Blora. Pernyataan itu disampaikan usai audiensi di DPRD Blora, baru-baru ini.

Menurut Grex, FBS memahami bahwa pembangunan dan investasi sangat dibutuhkan daerah. Namun, ia mengingatkan agar investasi berjalan sesuai aturan dan tetap menghormati hak-hak masyarakat.

“Blora sudah sangat terbuka memberikan akses terhadap aktivitas proyek Pertamina. Jalan kabupaten dipakai untuk mobilisasi alat berat, kendaraan proyek melintas setiap hari, dan masyarakat ikut menanggung dampaknya. Maka sudah sewajarnya jika perusahaan juga memiliki empati terhadap masyarakat Blora,” ujar Grex.

Ia menyoroti kekhawatiran warga terkait infrastruktur jalan dan jembatan yang dilalui kendaraan bertonase besar. Grex menilai jembatan yang dibangun untuk kepentingan publik tidak dirancang menahan beban proyek skala besar secara terus-menerus.

“Kalau sampai terjadi kerusakan jalan atau jembatan, yang paling dirugikan tetap rakyat. Petani terganggu, aktivitas ekonomi terganggu, anak sekolah terdampak. Maka perusahaan tidak bisa hanya fokus pada percepatan proyek,” tegasnya.

Grex memastikan FBS akan tetap menggunakan jalur dialog dan konstitusional dalam menyuarakan aspirasi masyarakat terdampak. Ia menegaskan, kritik masyarakat bukan ancaman bagi investasi, melainkan bentuk kontrol agar pembangunan berjalan sehat dan adil.

“Kami tidak anti investasi, tapi kami juga tidak ingin rakyat Blora hanya kebagian dampak. Proyek boleh berjalan, investasi silakan masuk, tapi hak masyarakat dan keselamatan infrastruktur daerah juga harus dihormati,” pungkasnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi