LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Setidaknya empat kecamatan dilaporkan terdampak, dengan genangan air merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga akses jalan desa.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah daerah, banjir terjadi di beberapa desa di Kecamatan Jatiagung, Tanjung Bintang, Natar, dan Candipuro. Air yang meluap dari drainase serta aliran sungai kecil menyebabkan permukiman warga tergenang dengan ketinggian bervariasi.
Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat sempat terganggu. Sejumlah warga terpaksa membersihkan rumah dan halaman yang dipenuhi lumpur, sementara sebagian lainnya mengamankan barang-barang agar tidak rusak akibat genangan air.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat melakukan langkah penanganan. Melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), tim gabungan diturunkan untuk melakukan pendataan dampak, membantu warga terdampak, serta memastikan akses jalan yang sempat terendam tetap bisa dilalui.
Selain itu, pemerintah juga mulai menyiapkan langkah strategis pemulihan pasca banjir, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan drainase, hingga normalisasi saluran air di sejumlah titik yang dianggap rawan banjir.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Darmawan, menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem memang menjadi faktor utama meningkatnya debit air dalam waktu singkat. Namun demikian, pemerintah memastikan akan melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan tata kelola aliran air di kawasan yang terdampak.
“Penanganan darurat terus dilakukan agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas. Ke depan, pemerintah daerah juga akan memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” ujarnya saat memimpin jalannya rapat di Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat, Senin (9/3/2026).
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang masih mungkin terjadi. Pemerintah daerah juga meminta aparat desa dan kecamatan terus memantau kondisi wilayah masing-masing serta melaporkan perkembangan situasi secara berkala.
Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk memastikan pemulihan pasca banjir berjalan cepat, sehingga kehidupan masyarakat yang terdampak dapat kembali pulih seperti semula. (red)