Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 01 Mei 2026, 15:46 WIB 2,594 PDF

Dinamika Politik Bagian dari Demokrasi, Boikot Paripurna Harus Dihormati

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dinamika Politik Bagian dari Demokrasi, Boikot Paripurna Harus Dihormati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Dinamika politik di DPRD Kabupaten Blora yang belakangan menjadi sorotan publik, khususnya terkait sikap boikot dalam agenda rapat paripurna, dinilai sebagai bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati. Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Blora dari Fraksi Golkar, Supardi, Jumat (01/05/2025).

Supardi menegaskan bahwa di tengah berbagai perbedaan sikap, kebersamaan antaranggota dewan tetaplah hal yang utama. Ia mengingatkan bahwa masyarakat menunggu kinerja DPRD, sehingga dinamika yang terjadi tidak boleh mengganggu tugas pokok legislatif dalam pengawasan dan pelayanan publik.

Terkait langkah Fraksi PDI Perjuangan yang tidak menghadiri rapat paripurna, Supardi menyampaikan penghormatan karena sikap tersebut merupakan hak konstitusional setiap fraksi. Namun demikian, ia menilai wacana ketidakpercayaan masih terlalu dini untuk disimpulkan dalam konteks saat ini.

Dalam hal pengawasan anggaran, Supardi menjelaskan bahwa DPRD telah memiliki dasar jelas, yaitu APBD Kabupaten Blora Tahun 2025 yang disahkan melalui Perda Nomor 6 Tahun 2025 serta penjabaran teknis melalui Perbup Nomor 36 Tahun 2025.

“Kalau berbicara pengawasan, semua sudah terangkum dalam APBD dan penjabaran perbup. Mulai dari besaran anggaran hingga rincian kegiatan sudah jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dokumen tersebut menjadi acuan utama dalam memahami DPA, meskipun secara teknis DPA tetap diperlukan dalam pelaksanaan program di masing-masing OPD.

Di akhir pernyataannya, Supardi mengimbau seluruh anggota DPRD Blora untuk mengedepankan komunikasi yang sehat dan terbuka guna menghindari kesan konflik internal. Ia berharap perbedaan pandangan diselesaikan secara kekeluargaan melalui forum internal, sehingga soliditas DPRD terjaga dan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah tetap optimal.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi