Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 Agustus 2018, 06:08 WIB 1,051 PDF

Cegah Persebaran Narkoba, Bakesbangprov Gelar Sosialisasi P4GN

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Cegah Persebaran Narkoba, Bakesbangprov Gelar Sosialisasi P4GN
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Kabupaten Banyumas dinilai daerah yang cukup strategis sebagai lalu lintas peredaran sekaligus persebaran narkoba. Selain itu, Banyumas juga menempati urutan ke 3 permasalahan narkoba di Jawa Tengah, setelah Solo dan Kota Semarang. Untuk itulah pencegahan menjadi langkah cukup efektif untuk penanggulangan masalah narkoba.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perovinsi (Bakesbangprov) Jawa Tengah membidik anak muda sebagai satu strategi untuk dijadikan kader dan penyuluh bahaya narkoba sebagai langkah preventif. Melalui dialog dan sosiliasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi kalangan muda yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan organisasi pemuda diharapkan dapat menekan pengguna dan penyalahgunaan narkoba di Banyumas.

Kepala Bidang Ketahanan Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Jawa Tengah mengatakan kegiatan bertujuan untuk dapat mengurangi, mencegah, dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang ada di masyarakat. PAGN generasi muda yang nantinya diharapkan mereka dapat memberikan informasi dan pengarahan kepada teman teman dan masyarakat agar tidak menggunakan narkoba.

“Indonesia sudah darurat narkoba, sudah semestinya semua meminimalisir agar generasi muda tidak terjerumus narkoba, karena narkoba perusak aturan yang ada.

Sangat penting pemuda mengetahui masalah bahaya narkoba, karena mereka adalah penerus estafet perjuangan bangsa. Narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda Indonesia. Bahkan akibat dari konsumsi narkoba telah terbukti merusak mental dan psikologis generasi bangsa, menjadi generasi yang tanpa masa depan, mengenal narkoba berarti kotrak mati,” katanya

Dengan sosialisasi diharapkan dapat membuka pikiran generasi muda, dan juga menambah pengetahuan tentang narkoba. Namun demikian orang tua juga mempunyai peran penting dalam menghindarkan putra putrinya dari penyalahgunaan narkoba.

“Bisa jadi orang tua yang sukses, anaknya menjadi penyalahguna narkoba, itu artinya keluarga dan lingkungan mempunyai peran yang besar. Maka harus pandai memilih teman karena biasanya teman lebih dituruti dari pada orang tuanya, dan orang tua harus perhatian kepada putra putrinya,” tambahnya

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Banyumas Agus Untoro mengatakan untuk menekan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Banyumas pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada generasi muda, bahkan pada tahun 2017 pihaknya menggelar sosialisasi sebanyak 284 kali khususnya ke sekolah-sekolah. Hal tersebut untuk membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

“Tahun 2017 ada penanganan 94 pengguna narkoba yang meminta rehabilitasi ke BNN Banyumas, ini memprihatinkan” katanya.

Salah satu peserta Rahmat Agus Santoso dari SMK Kesatrian Purwokerto mengaku banyak menerima ilmu dari kegiatan P4GN ini. Terutama testimoni dari Kak Danar Agus Wijanarko pengusaha kaos blangkon Solo, yang pernah menjadi korban narkoba bisa memberi inpirasi dan mengetahui saat terjerumus dalam narkoba sehingga wajib untuk menghindari.

“Saya berharap sosialisasi semacam ini terus dilakukan tidak hanya di Purwokerto saja tetapi juga di daerah-daerah kecamatan agar generasi muda mendapat ilmu dan dapat menghindari narkoba,” pungkanya.(*)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi