Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
LIFESTYLE 25 September 2024, 20:00 WIB 640 PDF

Candi Borobudur: Keajaiban Dunia dari Magelang

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Candi Borobudur: Keajaiban Dunia dari Magelang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

Wisata – Candi Borobudur, salah satu keajaiban dunia, terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia, dibangun pada abad ke-8 oleh Dinasti Syailendra.

Borobudur bukan hanya sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga tempat spiritual yang mendalam, dipenuhi dengan ribuan panel relief dan arca Buddha yang menyimpan ajaran serta filosofi kehidupan.

Candi Borobudur memiliki lebih dari 2.500 panel relief dan 504 arca Buddha yang tersusun dalam bentuk piramida bertingkat.

Desain arsitektur Borobudur terinspirasi dari konsep mandala yang melambangkan alam semesta. Bangunan ini tersusun dari tiga tingkatan utama, yaitu Kamadhatu (dunia hasrat), Rupadhatu (dunia bentuk), dan Arupadhatu (dunia tanpa bentuk).

Wisatawan dari berbagai belahan dunia tertarik mengunjungi Borobudur untuk menyaksikan keindahan sunrise dari puncak candi.

Cahaya matahari yang perlahan menyinari stupa-stupa candi memberikan pemandangan yang sangat memukau.

Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati keindahan alam sekitar yang dikelilingi pegunungan dan hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata.

Bagi yang ingin mendalami sejarah dan ajaran Buddha, tersedia tur panduan yang mengajak pengunjung memahami makna di balik relief-relief yang terpahat di dinding candi.

Setiap relief menggambarkan ajaran moral dan spiritual yang relevan hingga saat ini.

Sebagai warisan dunia UNESCO, Candi Borobudur tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia tetapi juga salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh siapa saja yang menghargai seni, sejarah, dan spiritualitas.

Pengelola juga menyediakan fasilitas lengkap bagi wisatawan, seperti pusat informasi, restoran, dan toko suvenir.**Red/Art.

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi