Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Juli 2025, 06:50 WIB 1,387 PDF

Bupati Frederick Viktor Palimbong, Minta Usut Dugaan Honorer Siluman yang Lolos Seleksi P3K

Kabiro Luwu
Oleh: Kabiro Luwu • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Frederick Viktor Palimbong, Minta Usut Dugaan Honorer Siluman yang Lolos Seleksi P3K
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS – Bupati Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel) Frederick Viktor Palimbong, menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan keberadaan “honorer siluman” yang diduga lolos dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang belum lama ini diumumkan hasilnya.

Langkah ini diambil untuk menjaga integritas dan keadilan dalam proses seleksi P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten yang berjuluk Bumi Pong Tiku.

“Karena kita diburu waktu, kita akan mengirimkan surat kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk meminta waktu tambahan guna melakukan verifikasi ulang terhadap P3K yang baru saja dinyatakan lulus,” sebut Frederick pada media ini, Jumat 4 Juni 2025.

Frederick menjelaskan bahwa, pihaknya tetap menghargai dan menghormati seluruh proses seleksi yang telah ditetapkan oleh Panselnas. Namun, demi menjamin keabsahan hasil seleksi dan menghindari adanya peserta yang tidak sah, ia menegaskan perlunya peninjauan ulang terhadap seluruh berkas peserta, khususnya mereka yang dicurigai sebagai honorer siluman.

“Kami tetap menghormati proses yang sudah dijalankan oleh Panselnas. Namun, kami akan meninjau ulang berkas peserta P3K, khususnya mereka yang terindikasi sebagai honorer siluman,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yoraja Utara meminta kepada para tenaga honorer yang merasa dirugikan akibat praktik tersebut untuk melapor langsung kepadanya. Ia menilai bahwa, sesama honorer umumnya mengetahui satu sama lain, sehingga keberadaan peserta yang lolos tanpa memenuhi persyaratan seharusnya bisa segera diidentifikasi.

“Tentu mereka sesama tenaga honorer saling mengetahui rekan kerja. Jika ada nama yang lolos, sementara persyaratannya tidak sepenuhnya terpenuhi maka akan kita pertimbangkan untuk membatalkan kelulusannya,” tegas Frederick.

Untuk mendalami dugaan ini, Bupati Torut menginstruksikan Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Toraja Utara untuk melakukan audit investigasi menyeluruh terhadap seluruh data peserta P3K.

Selain itu, penelusuran juga akan akan dilakukan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk instansi pendidikan seperti sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas.

Namun demikian, Frederick memberikan tenggat waktu selama dua minggu kepada dua instansi tersebut untuk menuntaskan investigasi ini.

“Kita beri waktu dua minggu untuk fokus menuntaskan permasalahan honorer siluman ini. Kita ketahui beban gaji pegawai sudah sangat memberatkan APBD. Jadi sangat disayangkan apabila pegawainya masuk melalui cara ilegal. Kasihan juga bagi mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun,” pungkasnya.** Benny/Yustus.

Oleh: Kabiro Luwu

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Luwu

Kabiro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi