Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 19 Juli 2026, 14:21 WIB 1,800 PDF

Bupati Egi: Ponpes Memiliki Peran Penting Mencetak Generasi Unggul

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Egi: Ponpes Memiliki Peran Penting Mencetak Generasi Unggul
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki bekal keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri sesuai bakat masing-masing.

Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Sarasehan Pengasuh Pondok Pesantren Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan di Kantor PCNU Lampung Selatan, Jalan Trans Sumatera, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Minggu (19/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama sejumlah pejabat utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sarasehan juga mencakup para pemimpin dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi mengajak para pengasuh pondok pesantren untuk membangun pola pendidikan yang lebih adaptif dengan membuka ruang komunikasi bersama para santri. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan bakat yang berbeda-beda sehingga perlu dikenali dan diarahkan sejak dini.

“Kita harus bisa menanamkan visi dan misi para santri. Kita tanyakan mereka maunya jadi apa. Sebab, sejatinya Allah SWT memberikan bakat yang berbeda-beda kepada setiap anak, meskipun tujuannya sama, yaitu untuk syiar. Karena itu, sebagai pengasuh, kita harus mampu menemukan bakat anak-anak didik kita,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi menilai, pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak diimbangi dengan kualitas SDM yang unggul.

Oleh karena itu, ia menegaskan kehadirannya dalam forum tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, termasuk pendidikan berbasis pesantren.

“Di forum yang sangat penting ini, saya sengaja menyempatkan hadir karena saya ingin Lampung Selatan jadi lebih baik di dunia pendidikan. Saya ingin pesantren di sini dapat melahirkan generasi emas,” kata Bupati Egi.

Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, Bupati Egi langsung pemberitahuan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan untuk menyusun program yang dapat memfasilitasi kebutuhan pondok pesantren sekaligus mengintegrasikan pengembangan potensi santri ke dalam program pemerintah daerah.

“Saya sangat mendukung program-program NU karena konsep pendidikannya adalah mondok. Saya sudah arahkan Pak Sekda untuk melihat apa saja yang bisa kita bantu dan integrasikan untuk mendukung pondok pesantren di Lampung Selatan. Pemetaan bakat santri ini harus bisa jadi program kita ke depan,” tegasnya

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Selatan, KH. Abdul Haris, menyampaikan bahwa para pengasuh dan pengurus pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai teladan bagi masyarakat maupun para santri.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi yang terbuka di lingkungan pesantren agar para santri memiliki keberanian menyampaikan pendapat dan mengembangkan kapasitas diri.

Hari ini, sinergi PCNU Lampung Selatan dapat terjalin dengan baik. Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada para sahabat pengurus yang telah berupaya sejak minggu lalu sehingga acara hari ini berjalan dengan lancar,” ujar Abdul Haris.

Melalui sarasehan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama PCNU berharap sinergi dalam penguatan pendidikan pesantren terus berkembang, sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya saing, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan menyongsong Indonesia Emas 2045. (Rls-Kmf

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi