Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Agustus 2026, 18:06 WIB 2,132 PDF

Bupati Egi Nilai Ngaben Balinuraga Berpotensi Menjadi Magnet Wisata Budaya Nasional

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Egi Nilai Ngaben Balinuraga Berpotensi Menjadi Magnet Wisata Budaya Nasional
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Ngaben Massal Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, kembali membuktikan diri sebagai salah satu magnet wisata budaya terbesar di Indonesia. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi prosesi puncak Upacara Pitra Yadnya, Jumat (7/8/2026), menyaksikan kemegahan tradisi yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Bali di Lampung Selatan.

Lautan manusia mengiringi prosesi pengarakan bade menuju setra. Tidak hanya masyarakat lokal, keluarga peserta dan wisatawan budaya datang dari Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi hingga Pulau Bali, menjadikan Balinuraga sebagai pusat pertemuan budaya Nusantara.

Momentum tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, yang menegaskan bahwa Ngaben Massal bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi telah berkembang menjadi aset budaya sekaligus daya tarik wisata yang mampu mengangkat nama Lampung Selatan di tingkat nasional.

“Saya melihat sendiri bagaimana adat, budaya, dan semangat gotong royong terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. Inilah kekayaan yang sangat berharga bagi Kabupaten Lampung Selatan yang harus terus kita jaga bersama,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, kekuatan tradisi yang tetap lestari menjadi modal penting dalam membangun sektor pariwisata berbasis budaya tanpa menghilangkan nilai sakral yang diwariskan leluhur.

Selain menjadi simbol pelestarian adat, Ngaben Massal juga terbukti memberi dampak ekonomi yang nyata. Ketua PHDI Kabupaten Lampung Selatan, Made Sugriwa, menyebut sekitar 15.000 hingga 16.000 pengunjung hadir selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Lonjakan pengunjung tersebut menghidupkan sektor usaha masyarakat, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa transportasi hingga pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum budaya tersebut.
Ngaben Massal tahun ini diikuti 270 sawa, terdiri dari 153 jenazah dewasa dan 117 jenazah anak-anak, dengan dukungan sekitar 500 panitia dan relawan yang bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian prosesi.

Made Sugriwa berharap pemerintah terus memperkuat penataan kawasan, akses, dan fasilitas pendukung sehingga Ngaben Massal Balinuraga mampu berkembang menjadi destinasi wisata budaya unggulan nasional tanpa mengurangi nilai religius dan kesakralannya.

Kehadiran Bupati Egi bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran PHDI Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan masyarakat menjadi bukti bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.

Ngaben Massal Balinuraga kini tidak lagi hanya menjadi milik masyarakat Hindu di Lampung Selatan, tetapi telah menjelma sebagai etalase keberagaman Indonesia.

Tradisi ini membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan yang mampu menggerakkan pariwisata, menghidupkan ekonomi rakyat, sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan di tingkat nasional.(Red/Infodesanews | Sumber: Diskominfo Lampung Selatan)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi