LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan, Egi, saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan program CSR bagi penyandang disabilitas. CSR PT PLN Nusantara Power bersama Yayasan Peduli Abadi Nusantara (PAN) di Balai Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Selasa (9/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani, melainkan harus diberi ruang, kesempatan, serta dukungan agar mampu mandiri dan produktif.
“Disabilitas bukan untuk dikasihani, tetapi diberdayakan. Mereka memiliki potensi, kemampuan, dan hak yang sama untuk berkembang serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Egi.
Menurutnya, pola bantuan sosial yang bersifat sesaat perlu diarahkan menjadi program pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait, program CSR diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas dan kesejahteraan penyandang disabilitas.
Bupati Egi juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Lampung Selatan untuk menjadikan program CSR sebagai investasi sosial jangka panjang. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga pelatihan keterampilan, bantuan usaha produktif, pendampingan, hingga akses terhadap peluang kerja.
“Kita ingin CSR yang produktif dan berkelanjutan. Jangan berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Berikan dukungan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas hidup para penyandang disabilitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan para penyandang disabilitas di Lampung Selatan dapat semakin percaya diri, mandiri, serta mampu menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk membuka akses dan kesempatan yang sama. Dengan pemberdayaan yang tepat, saudara-saudara kita penyandang disabilitas dapat berkarya, berprestasi, dan hidup lebih sejahtera,” pungkas Egi. (Red)