Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 November 2018, 18:17 WIB 515 PDF

Bupati Blora Dan Bojonegoro Sepakat Percepat Pembangunan Jembatan Bengawan Solo

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~4 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Blora Dan Bojonegoro Sepakat Percepat Pembangunan Jembatan Bengawan Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Percepatan perencanaan pembangunan jembatan itu dilakukan Bupati Blora Djoko Nugroho bersama Wakil Bupati H.Arief Rohman, M.Si dengan mengajak langsung Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawanah ke Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Sabtu (17/11/2018), melihat secara langsung proses perencanaan pembangunan Jembatan Bengawan Solo penghubung Kecamatan Kradenan (Blora, Jawa Tengah) menuju Kecamatan Ngraho (Bojonegoro, Jawa Timur).

Tekad Pemerintah Kabupaten Blora untuk membuka kelancaran akses transportasi wilayah selatan terus dilakukan. Salah satunya dengan menjemput Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawanah oleh Bupati Blora dan rombongan di Desa Luwihaji Kecamatan Ngraho, kemudian secara bersama sama turun ke Sungai Bengawan Solo dan menyeberang ke Desa Medalem Kecamatan Kradenan menggunakan perahu sederhana yang setiap harinya digunakan masyarakat setempat sebagai alat transportasi.

Di atas perahu terjadi dialog antar pimpinan dua Kabupaten beda Provinsi ini. Bahkan Bupati Bojonegoro mengapresiasi upaya Pemkab Blora yang ingin secepatnya membangun jembatan dan ngevlog bersama Bupati Blora tentang rencana pembangunannya.

Setibanya di Desa Medalem, mereka menjumpai deretan warga beserta motornya yang sedang antri ingin menyeberang ke Luwihaji. Sempat ada dialog singkat bersama masyarakat yang senang jika jembatan benar-benar dibangun. Keduanya yang masing-masing didampingi oleh OPD terkait lantas menuju rumah Kepala Desa Medalem untuk melanjutkan pembahasan jembatan sembari menikmati kuliner Ikan Jendhil khas Bengawan Solo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Djoko Nugroho menyampaikan bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi di Blora selatan yakni Kecamatan Kradenan, Kedungtuban, Randublatung dan Jati termasuk lambat karena akses yang terbatas.

“Blora bagian selatan seperti Kradenan ini merupakan daerah lumbung padi, namun pertumbuhan ekonominya lambat karena aksesnya terbatas. Ketika ingin menjual hasil panen ke Jatim harus memutar lewat Cepu yang jaraknya 40 kilometer lebih, padahal pembelinya banyak dari daerah Ngraho Bojonegoro dan sekitarnya. Jika disini ada jembatan maka jaraknya lebih pendek menjadi sekitar 10 kilometer saja. Betapa senangnya warga kita. Belum lagi soal akses pendidikan dan kesehatan. Selama ini mereka hanya pakai perahu yang bisa menyeberangkan motor saja,” ungkap Bupati Djoko Nugroho.

Bupati yakin jika jembatan ini terwujud bisa memangkas biaya transportasi warga di kedua wilayah. Selain itu pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah juga akan semakin cepat. Jembatan ini menjadi akses penghubung Pasar Menden Kradenan menuju Pasar Ngraho. Warga di empat Kecamatan tadi yang jumlahnya lebih dari 200 ribu jiwa juga akan merasakan dampak positifnya.

“Pak Presiden Jokowi selalu berpesan agar pertumbuhan ekonomi meningkat maka akses antar wilayah harus dibuka. Salah satunya ya ini. Komunikasi dengan Bu Anna Muawanah sudah berjalan baik. Kita ingin nanti pembangunannya dilakukan bersama namun proyeknya jadi satu,” pungkasnya.

Setelah melihat sendiri kondisi lapangan dan mendengar penjelasan Bupati Djoko Nugroho, Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawanah pun langsung merespon dan meminta pembangunan jembatan ini bisa secepatnya dilakukan bersama.

“Kata Pak Bupati Blora ada empat Kecamatan di wilayah selatan yang bisa menikmati fungsi jembatan penghubung ini nanti. Begitu juga dengan Bojonegoro dimana keduanya saling membutuhkan. Pasti akan lebih nyaman pakai jembatan ketimbang perahu. Sehingga kami sepakat untuk mempercepat proses pembangunannya. Pengennya sih hari ini dimulai, tapi kan harus ada prosesnya seperti membuat  kesepakatan bersama, semoga tahun depan bisa dimulai,” ucap Dr. Hj. Anna Muawanah.

Usai melakukan pembahasan dan sepakat mempercepat pembangunan, Bupati Djoko Nugroho, bersama Wakil Bupati dan rombongan kembali mengantar Bupati Bojonegoro ke Desa Luwihaji dengan menyeberang Bengawan Solo. Di atas perahu sempat dilakukan foto bersama.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman, M.Si menerangkan, setelah pertemuan kedua Bupati ini akan dilaksanakan pertemuan Sekda Blora dengan Sekda Bojonegoro untuk mematangkan rencana pembangunan. Selain didanai dua Kabupaten, ada usulan untuk dimintakan bantuan ke Kementerian PUPR.

“Mohon doa dan dukungannya semoga usaha kita berjalan lancar dan jembatan bisa segera dibangun untuk kepentingan masyarakat,” ujar Wakil Bupati di sela peninjauan lapangan itu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPUPR Kabupaten Blora, Bappeda Blora,  Forkopimcam Kradenan dan Kepala Desa Medalem. Sedangkan Bupati Bojonegoro didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bappeda, DPU, Forkopimcam Ngraho dan Kepala Desa Luwihaji.

Terpisah, Kepala Desa Medalem, Anik Juarti menyatakan dukungannya agar jembatan bisa segera dibangun. Terkait operasional perahu penyeberangan yang selama ini menyumbang pendapatan desa, nantinya akan difungsikan sebagai perahu wisata Bengawan Solo sehingga tetap menghasilkan. (Tim Berita Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi