Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Januari 2023, 05:51 WIB 1,954 PDF

BERKAH GREBEG SUDIRO, Ribuan Warga “Tumplek Bleg” Di Pasar Gedhe

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BERKAH GREBEG SUDIRO, Ribuan Warga “Tumplek Bleg” Di Pasar Gedhe
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS | Memperingti Hari Raya Imlek warga Kota Solo menggelar Karnaval Kesenian Kirab Grebeg Sudiro 2023 pada Minggu (15/1/2023) siang. Ribuan warga Solo dan sekitarnya memadati Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Jenderal Sudirman di kawasan Pasar Gede yang menjadi titik nol pemberangkatan kirab budaya.

Pokdarwis Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon juga ikut memeriahkan Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2023 dengan mengusung replika Perahu Rojomolo. (foto: infodesanews)

Mulai dari anak kecil, muda-mudi, hingga orang tua, mereka terhanyut menyaksikan penampilan-penampilan kesenian dari berbagai kalangan warga, mulai etnis Tionghoa, atau masyarakat biasa.

Para orang tua sibuk memastikan posisi anaknya aman berada di atas panggulan bahu mereka dan nyaman menyaksikan jalannya grebeg tanpa terhalang penonton dewasa lainnya.

Tepukan tangan kerap terdengar saat  menyaksikan aksi-aksi heboh dan kreatif  yang ditampilkan oleh peserta. Misalnya, ketika dua salah satu replika Perahu Rojomolo hasil karya Pokdarwis Kelurahan Mojo melintas dan bergerak sambil mengikuti irama Gending yang ditabuh membelah kerumunan warga.

Belum lagi saat sekelompok ibu-ibu mengenakan baju adat Jawa sambil menggendong “bakul” atau keranjang menggunakan kain jarit, mukanya dirias dengan riasan putih tebal sehingga terlihat lucu. Mereka berjalan melenggak-lenggok sambil melambaikan tangan kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming duduk di panggung besar. Acara berlangsung dengan aman dan lancar hingga satu per satu peserta kirab diberangkatkan.

Grebeg Sudiro menjadi salah satu potensi wisata dari Desa Pembauran Sudiroprajan, yang menjadi kawasan pemukiman etnis Tionghoa terbesar di Solo sejak lama. Grebeg ini ingin menunjukkan akulturasi budaya antara etnis pendatang dan pribumi yang sampai saat ini berjalan dalam harmoni.

Selain untuk menunjukkan keharmonisan antar suku bangsa, grebeg ini juga menjadi wahana wisata sekaligus penggerak perekonomian sebagian kalangan masyarakat Kota Surakarta. Mulai dari pedagang kaki lima, penjual pernak-pernik, hingga tukang parkir.

Membawa berkah

Kirab budaya Grebeg Sudiro mendapat apresiasi dari masyarakat, salah satunya dari Rahma Adelia warga Kartasura Sukoharjo.

“Rame banget macet tapi seru sih Mas. Karena melihat kegiatan yang biasanya kalau nggak Grebeg Sudiro kan sepi,” katanya.

Dirinya mengaku senang dan seru melihat kirab budaya Grebeg Sudiro. Sebab penampilan peserta banyak yang lucu dan banyak yang jualan. Sehingga dengan gelaran ini, dapat membantu perekonomian masyarakat di kota Surakarta.

“Sini mungkin karena rame dan banyak orang dan banyak yang jualan juga membantu ekonomi warga Solo,” jelasnya.

Meski selama pelaksanaan Grebeg ditemani rintik gerimis sejak pukul 13:00 WIB, tak menyurutkan semangat masyarakat. Beberapa diantaranya juga ada anak-anak yang menanti pelaksanaan Grebeg Sudiro. Acara ditutup dengan pembagian kue keranjang sejumlah 4000, kepada masyarakat yang hadir. (*/Red Slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi