LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kualitas pekerjaan peningkatan Jalan Lingkungan Pasar di Dusun 006, Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, mulai dipertanyakan.
Pasalnya, jalan rabat beton yang disebut baru selesai dikerjakan justru dilaporkan sudah mengalami keretakan dan pecah di sejumlah bagian.
Kondisi tersebut menjadi sorotan warga sekitar yang menilai pekerjaan dengan anggaran mencapai Rp298.930.083 itu semestinya memiliki kualitas yang baik dan mampu bertahan dalam jangka waktu panjang.
“Baru hitungan hari selesai, kok sudah retak hingga pecah. Kami mempertanyakan kualitas pekerjaannya,” ungkap salah seorang warga sekitar kepada infodesanews .com, Kamis (27/8/2026).
Tak hanya persoalan retak, warga juga menduga terdapat sejumlah item pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
“Diduga pekerjaannya asal-asalan. Kami berharap pihak terkait turun langsung mengecek kondisi pekerjaan di lapangan,” ujar warga lainnya saat ditemui di lokasi pasar.
Warga menegaskan, kondisi jalan tersebut perlu segera mendapatkan perhatian karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat. Jika kerusakan dibiarkan sejak awal, dikhawatirkan kualitas jalan semakin buruk dan justru membutuhkan biaya perbaikan kembali.
“Kalau baru selesai sudah retak, tentu kami mempertanyakan kualitasnya. Ini akses warga, jadi harus segera diperbaiki, jangan sampai kerusakannya semakin parah,” katanya.
Proyek peningkatan Jalan Lingkungan Pasar tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Bukit Perindapan dengan nilai anggaran Rp298.930.083,00. Namun, pekerjaan yang belum genap satu bulan tersebut disebut telah menunjukkan keretakan pada rabat beton.
Sementara itu, terkait keluhan warga, Camat Candipuro saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Ya sudah, nanti Sugi selaku petugas PU akan segera menghubungi kontraktor ataupun pekerjanya, biar nanti dibenahi lagi,” demikian jawaban Camat Candipuro melalui pesan suara WhatsApp.
Dengan munculnya keretakan pada pekerjaan yang relatif baru selesai, masyarakat berharap pihak kecamatan, dinas teknis, maupun pelaksana proyek tidak hanya melakukan perbaikan secara sementara, tetapi juga memastikan penyebab kerusakan dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis.
(Red/Bambang)