Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 Agustus 2026, 02:10 WIB 2,393 PDF

Babinsa Sebelimbingan, Bangun Komitmen Bersama dalam Upaya Pencegahan Gizi Buruk

Kabiro Kalimantan
Oleh: Kabiro Kalimantan • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Babinsa Sebelimbingan, Bangun Komitmen Bersama dalam Upaya Pencegahan Gizi Buruk
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Kalimantan

Kutai Kartanegara, infodesanews– Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting, Babinsa Sebelimbingan, Koramil 0906-09/Kota Bangun, Sertu Wahyudi menghadiri kegiatan Rembuk Stunting yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan yang dihadiri oleh pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya ini menjadi wadah koordinasi sekaligus penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan menanggulangi stunting sejak dini.

Melalui forum tersebut, para peserta membahas berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, serta upaya pencegahan gizi buruk yang menjadi salah satu penyebab utama stunting.

Sertu Wahyudi mengatakan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung program pemerintah agar setiap anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

“Melalui rembuk stunting ini diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil, balita, serta pemenuhan gizi keluarga sehingga kasus stunting dapat dicegah sejak dini,” ujar Babinsa, rabu (5/8/2026).

Ia juga mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, rutin mengikuti kegiatan Posyandu, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, pemerintah desa menegaskan bahwa hasil rembuk stunting akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan prioritas yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

[Penulis : Murdi | Editor : Red]

Oleh: Kabiro Kalimantan

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Kalimantan
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Kalimantan

Kabiro Kalimantan

Koordinator pemberitaan kawasan Kalimantan dan dinamika pembangunan IKN Nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi