LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kepulan asap membumbung tinggi ke langit Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Di tengah suasana sakral tersebut, iringan musik tradisional berpadu dengan kemegahan ornamen adat, mengiringi jalannya prosesi Pitra Yadnya atau Ngaben Massal, Jumat (7/8/2026).
Pemandangan itu menjadi salah satu sisi paling menarik dari pelaksanaan Ngaben Massal Balinuraga. Bale atau wadah jenazah dengan ornamen khas Bali tampak berdiri megah, sementara api dan kepulan asap menjadi bagian dari rangkaian prosesi kremasi yang berlangsung khidmat.
Suara musik tradisional, aktivitas masyarakat, serta rangkaian ritual adat menciptakan suasana yang tidak hanya sakral, tetapi juga memperlihatkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Bali di Lampung Selatan.
Ngaben Massal Balinuraga bukan sekadar upacara keagamaan. Di dalamnya terdapat nilai adat, seni, tradisi, gotong royong dan kearifan lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Potensi Wisata Budaya
Besarnya perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan Ngaben Massal sekaligus menunjukkan bahwa Balinuraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Lampung Selatan.
Kemegahan prosesi, keunikan ornamen, iringan musik tradisional serta keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari luar daerah yang ingin mengenal lebih dekat tradisi Bali.
Namun, potensi wisata tersebut harus tetap dikelola dengan prinsip utama menghormati kesakralan ritual dan adat masyarakat setempat. Wisata budaya bukan menjadikan ritual keagamaan sekadar tontonan, melainkan menjadi sarana edukasi agar masyarakat luas dapat mengenal, memahami dan menghargai keberagaman budaya.
Jika dikemas secara tepat, kegiatan budaya seperti Ngaben Massal dapat menjadi magnet kunjungan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat melalui UMKM, kuliner, kerajinan, jasa dan ekonomi kreatif.
Dengan demikian, Balinuraga tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya ritual adat, tetapi juga dapat menjadi salah satu ikon wisata budaya Lampung Selatan.
Kepulan asap yang membumbung ke langit hari itu bukan hanya menggambarkan berlangsungnya sebuah prosesi sakral, tetapi juga memperlihatkan bahwa tradisi yang hidup dapat menjadi kekuatan budaya dan daya tarik wisata, sepanjang nilai-nilai adat tetap menjadi pijakan utama.
INFODESANEWS — Mengabarkan Fakta, Mengawal Desa.