Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
INFODESA 09 September 2026, 09:57 WIB 804 PDF

Anak Krakatau Menggeliat, Lamsel Pasang Kuda-Kuda, Supriyanto: Jangan Menunggu Bencana

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anak Krakatau Menggeliat, Lamsel Pasang Kuda-Kuda, Supriyanto: Jangan Menunggu Bencana
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN,INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Pesan tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, saat memimpin Apel Besar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam rangka kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Bupati Lampung Selatan, Kalianda, Rabu (9/9/2026).

Dalam arahannya, Supriyanto menekankan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh dilakukan setelah bencana terjadi. Seluruh unsur terkait diminta mempersiapkan diri sejak dini dan memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat ketika kondisi darurat terjadi.

“Jangan menunggu bencana baru kita bergerak. Kesiapsiagaan harus kita bangun dan kita siapkan dari sekarang,” tegas Supriyanto.

Menurutnya, posisi Lampung Selatan yang berdekatan dengan kawasan Gunung Anak Krakatau membuat kesiapan personel, sarana prasarana, koordinasi serta komunikasi menjadi hal penting yang harus terus diperkuat.

Apel besar tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh personel, khususnya Satpol PP, memiliki kesiapan dalam mendukung penanganan apabila terjadi peningkatan aktivitas GAK maupun dampak yang dirasakan masyarakat.

Supriyanto juga mengingatkan agar seluruh jajaran tidak bekerja sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, BPBD, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah kecamatan hingga pemerintahan desa harus berjalan dalam satu komando dan koordinasi yang jelas.

“Kita harus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, pelayanan yang cepat dan rasa aman. Jangan sampai ketika kondisi sudah darurat, kita baru sibuk mempersiapkan semuanya,” ujarnya.

Ia meminta seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan, memahami tugas masing-masing serta siap bergerak apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kesiapsiagaan tersebut, lanjutnya, bukan untuk menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Sebaliknya, langkah antisipatif diperlukan agar pemerintah dan seluruh unsur terkait mampu memberikan perlindungan secara maksimal kepada masyarakat.

“Yang kita bangun adalah kesiapan, bukan kepanikan. Masyarakat harus tetap tenang, tetapi kewaspadaan harus ditingkatkan,” katanya.

Pemkab Lampung Selatan memastikan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau akan terus diperkuat. Setiap perkembangan aktivitas gunung api juga harus menjadi perhatian bersama, dengan tetap mengacu pada informasi dan rekomendasi dari instansi yang berwenang.

Pesan “jangan menunggu bencana” menjadi penekanan utama dalam apel tersebut: kesiapan personel, koordinasi lintas sektor dan kecepatan pelayanan harus sudah terbentuk sebelum kondisi darurat benar-benar terjadi. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi