Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 16 Oktober 2023, 20:02 WIB 2,136 PDF

Aksi Warga Topo Bisu di Lojigandrung, Gibran Kejar Pendemo?

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Aksi Warga Topo Bisu di Lojigandrung, Gibran Kejar Pendemo?
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS – Ratusan warga Solo yang tergabung dalam Komunitas Pelestari Budaya Nusantara melakukan aksi tapa bisu di depan Rumah Dinas Loji Gandrung pada Senin (16/10/2023). Aksi ini dilakukan untuk merespon adanya isu politik dinasti yang ada di negeri ini.

Ratusan warga yang melakukan tapa bisu ini hanya berlangsung beberapa waktu. Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi kemudian berakhir dan massa berjalan menuju ke Sriwedari.

Koordinator aksi, Joko Suranto mengatakan, aksi ini dimaksudkan untuk mengingatkan pemimpin negeri ini terkait persoalan politik dinasti. Salah satu caranya yakni dengan tapa bisu. Sebab dalam filosofi orang Jawa, ketika seseorang tidak bisa diingatkan, cara terakhir untuk mengingatkannya yakni dengan diam.

“Dari orang tua zaman dulu, eyang-eyang kita percaya yang namanya tapa bisu, koe tak elingke wegah, ya aku tak meneng wae. Misal kamu pemimpin diingatkan masyarakat nggak mau, ya kami diam saja. Orang Jawa kan gitu, orangnya sabar,” katanya.

Joko mengklaim dalam aksi ini melibatkan sebanyak 500 orang yang semuanya merupakan warga Kota Solo. Mereka adalah warga yang peduli dengan pemimpinnya.

Namun saat ditanya lebih lanjut terkait aksi yang bersamaan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang gugatan batasan usia, Joko menegaskan aksi tersebut tidak ada kaitannya. Sebagaimana diketahui, Wali Kota Solo yang sekaligus putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut berpotensi berpasangan dengan Calon Presiden (capres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto jika gugatan terkait batasan usia capres dan cawapres.

Aksi tapa bisu yang disertai dengan jalan dari Loji Gandrung ini berakhir di Sriwedari. Sesampainya di Sriwedari, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menemui warga yang melakukan aksi. Sayangnya para warga yang ditemui Gibran, enggan banyak bicara dan menyampaikan aspirasinya.

Gibran bahkan sempat berbincang dengan beberapa warga yang melakukan aksi. Namun tak ada yang mau berbicara terkait maksud aksi tersebut.

“Saya nggak tahu, ibunya tadi juga nggak tahu. Coba tanya sama yang bawa tulisan,” ujarnya.

Saat dimintai responnya terkait aksi yang dilakukan para warga tersebut, Gibran mengaku tak masalah. Ia malah mempersilahkan para warga yang melakukan aksi untuk datang ke Loji Gandrung lagi dan duduk bersama membicarakan aksi mereka. 

“Ora (tidak marah), malah tadi saya datangi lho. Saya tanya keluhannya apa, katanya nggak tahu. Saya anak ke rumah (Loji Gandrung) malah nggak mau. Saya nggak tahu (maksudnya),” ucapnya. (Redslo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi