Kamis, 24 September 2026
KHAZANAH 28 Desember 2022, 18:43 WIB 431 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

AKHIRNYA DUA KUBU ‘COLLING DOWN’ KERATON DIBUKA KEMBALI, Wisatawan Serbu Panggung Sanggabuwana dan Sasana Sewaka  

Jurnalis / Kontributor: admin
Jumlah Tayang: 431 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

AKHIRNYA DUA KUBU ‘COLLING DOWN’ KERATON DIBUKA KEMBALI, Wisatawan Serbu Panggung Sanggabuwana dan Sasana Sewaka  
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS | Usai konflik internal memuncak pekan lalu, kini pintu utama Kamandungan kembali dibuka. Pembukaan akses utama keraton tersebut dimanfaatkan oleh ribuan wisatawan. Mereka bisa memasuki area keraton peninggalan dinasti Mataram Islam, meski terbatas.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi mengatakan, selama konflik, sejumlah akses masuk keraton memang ditutup. Di antaranya akses masuk museum dan gerbang utama keraton, Kamandungan.

Antrian pengunjung memadati pintu masuk Kamandungan Keraton Surakarta.

Mulai hari ini, pintu utama Kamandungan mulai dibuka, sehingga wisatawan bisa masuk hingga Panggung Sangga Buana dan sekitar Sasana Sewaka. Pembukaan kembali Kamandungan, dikatakan Eddy, untuk akses masuk wisatawan ke keraton.

“Hari hari sebelumnya itu banyak wisatawan yang datang dan kecewa. Istilahnya sudah banyak yang ingin liburan ke Keraton Solo, dan ternyata enggak bisa. Banyak yang minta dibuka lagi. Makanya Gusti (GKR Wandansari/Gusti Moeng) melalui rapat dengan para sentana, kemudian diputuskan untuk dibuka,” ujar Eddy kepada wartawan di pelataran Sasana Sewaka, Rabu (28/12).

Meskipun belum bisa masuk ke museum, namun para pengunjung cukup puas bisa masuk ke dalam keraton yang sejuk dan tentram. Menantu Paku Buwono XII berharap kerinduan warga untuk melihat keraton bisa terobati.

“Ini masuknya gratis, karena belum bisa masuk museum. Pengunjung bisa masuk melalui Kamandungan sampai sini terus balik lagi,” katanya.

Menurut Eddy, ada 10 pemamdu wisata yang disiapkan untuk membantu para wisatawan. 5 di antaranya pemandu resmi dari keraton dan 5 lainnya bantuan dari bedaya. Untuk pengunjung dibatasi waktunya, yakni hanya sekitar 15 menit untuk menghindari penumpukan antrian.

“Pembukaan mulai jam 10.00 WIB, tutup jam dua siang. Pembukaan museum sedang kita rundingkan biar bisa dinikmati wisatawan,” katanya.

Eddy berharap konflik internal di Keraton Kasunan Surakarta segera berakhir. Ia kini menunggu mediasi yang ditawarkan oleh kepolisian, khususnya Polresta Surakarta. Pihaknya selalu menekankan untuk adanya perdamaian kepada kedua kubu yang bertikai.

“Kita selalu tekankan untuk colling down, untuk ayo dingin, ayo damai, ayo tenang. Insha Allah tenang,” tandasnya.

Terkait pertemuan antara pimpinan dua kubu yang berseteru, yakni kubu LDA pimpinan Gusti Moeng dan P XIII Hangabehi, Edy berharap segera terwujud. Sehingga permasalahan tidak semakin melebar dan bisa diselesaikan antara kedua kakak adik.

“Gusti Moeng inginnya, ayo semua menyatu menjadi satu kesatuan. Saling mengisi, karena semua punya kurang dan lebihnya masing-masing,” pungkasnya. (*/Arie P/Red Slo)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi