Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
KHAZANAH 28 Desember 2022, 18:43 WIB 489 PDF

AKHIRNYA DUA KUBU ‘COLLING DOWN’ KERATON DIBUKA KEMBALI, Wisatawan Serbu Panggung Sanggabuwana dan Sasana Sewaka  

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

AKHIRNYA DUA KUBU ‘COLLING DOWN’ KERATON DIBUKA KEMBALI, Wisatawan Serbu Panggung Sanggabuwana dan Sasana Sewaka  
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS | Usai konflik internal memuncak pekan lalu, kini pintu utama Kamandungan kembali dibuka. Pembukaan akses utama keraton tersebut dimanfaatkan oleh ribuan wisatawan. Mereka bisa memasuki area keraton peninggalan dinasti Mataram Islam, meski terbatas.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi mengatakan, selama konflik, sejumlah akses masuk keraton memang ditutup. Di antaranya akses masuk museum dan gerbang utama keraton, Kamandungan.

Antrian pengunjung memadati pintu masuk Kamandungan Keraton Surakarta.

Mulai hari ini, pintu utama Kamandungan mulai dibuka, sehingga wisatawan bisa masuk hingga Panggung Sangga Buana dan sekitar Sasana Sewaka. Pembukaan kembali Kamandungan, dikatakan Eddy, untuk akses masuk wisatawan ke keraton.

“Hari hari sebelumnya itu banyak wisatawan yang datang dan kecewa. Istilahnya sudah banyak yang ingin liburan ke Keraton Solo, dan ternyata enggak bisa. Banyak yang minta dibuka lagi. Makanya Gusti (GKR Wandansari/Gusti Moeng) melalui rapat dengan para sentana, kemudian diputuskan untuk dibuka,” ujar Eddy kepada wartawan di pelataran Sasana Sewaka, Rabu (28/12).

Meskipun belum bisa masuk ke museum, namun para pengunjung cukup puas bisa masuk ke dalam keraton yang sejuk dan tentram. Menantu Paku Buwono XII berharap kerinduan warga untuk melihat keraton bisa terobati.

“Ini masuknya gratis, karena belum bisa masuk museum. Pengunjung bisa masuk melalui Kamandungan sampai sini terus balik lagi,” katanya.

Menurut Eddy, ada 10 pemamdu wisata yang disiapkan untuk membantu para wisatawan. 5 di antaranya pemandu resmi dari keraton dan 5 lainnya bantuan dari bedaya. Untuk pengunjung dibatasi waktunya, yakni hanya sekitar 15 menit untuk menghindari penumpukan antrian.

“Pembukaan mulai jam 10.00 WIB, tutup jam dua siang. Pembukaan museum sedang kita rundingkan biar bisa dinikmati wisatawan,” katanya.

Eddy berharap konflik internal di Keraton Kasunan Surakarta segera berakhir. Ia kini menunggu mediasi yang ditawarkan oleh kepolisian, khususnya Polresta Surakarta. Pihaknya selalu menekankan untuk adanya perdamaian kepada kedua kubu yang bertikai.

“Kita selalu tekankan untuk colling down, untuk ayo dingin, ayo damai, ayo tenang. Insha Allah tenang,” tandasnya.

Terkait pertemuan antara pimpinan dua kubu yang berseteru, yakni kubu LDA pimpinan Gusti Moeng dan P XIII Hangabehi, Edy berharap segera terwujud. Sehingga permasalahan tidak semakin melebar dan bisa diselesaikan antara kedua kakak adik.

“Gusti Moeng inginnya, ayo semua menyatu menjadi satu kesatuan. Saling mengisi, karena semua punya kurang dan lebihnya masing-masing,” pungkasnya. (*/Arie P/Red Slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi