Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Juni 2026, 16:00 WIB 1,276 PDF

20 Dapur Makan Bergizi Gratis di Blora Berhenti Beroperasi, 8 Lainnya Disuspensi

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

20 Dapur Makan Bergizi Gratis di Blora Berhenti Beroperasi, 8 Lainnya Disuspensi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami hambatan operasional. Sebanyak 20 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan layanan, sementara 8 dapur lainnya disuspensikan karena belum memenuhi standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, mengungkapkan bahwa hingga Senin (8/6/2026), 20 dapur SPPG menghentikan kegiatan operasionalnya.

“20 SPPG berhenti dan 8 suspend,” ujarnya kepada wartawan.

Artika menjelaskan, penghentian operasional 20 dapur tersebut disebabkan oleh proses administrasi yang masih berjalan, terutama terkait penantian dana virtual account (VA). Akibatnya, para penerima manfaat yang biasa mendapatkan layanan dari dapur-dapur tersebut tidak memperoleh makan bergizi gratis.

Artika menegaskan bahwa dapur SPPG lain yang masih beroperasi tidak akan mengambil alih pelayanan bagi penerima manfaat yang terdampak. “Tidak ada pengalihan,” tegasnya.

Mengenai kapan 20 dapur tersebut dapat beroperasi kembali, Artika belum dapat memastikan. “Secepatnya, data bisa berubah setiap saat,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) juga memberhentikan sementara operasional 8 dapur SPPG di Blora karena instalasi pengolahan air limbah (IPAL) belum tersedia atau belum memenuhi standar. Berdasarkan pertimbangan risiko terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan, penyaluran dana bantuan pemerintah untuk kedelapan SPPG itu juga direkomendasikan dihentikan sementara.

Berikut delapan SPPG yang disuspensikan:

1. SPPG Blora Jati Gabusan
2. SPPG Blora Blora Kamolan
3. SPPG Blora Jati Doplang
4. SPPG Blora Banjarejo Sidomulyo
5. SPPG Blora Jepon Tempellemahbang 2
6. SPPG Blora Jati Tobo
7. SPPG Blora Jati Gabusan 2
8. SPPG Blora Tunjungan Tamanrejo.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi