BOYOLALI — INFODESANEWS.COM | Sebanyak 12 santri Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Canden, Sambi, Boyolali, dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Sambi dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Ke-12 santri tersebut merupakan bagian dari Paskibraka Kecamatan Sambi yang bertugas dalam rangkaian upacara pengibaran bendera dan detik-detik Proklamasi di Lapangan Desa Tempursari, Kecamatan Sambi.

Berdasarkan informasi kepanitiaan HUT ke-81 RI Kecamatan Sambi, upacara dilaksanakan dalam dua agenda utama, yakni upacara pengibaran bendera pada pukul 08.00 WIB serta upacara penurunan bendera pada pukul 15.00 WIB.
Keterlibatan para santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar pesantren. Selain menunjukkan kedisiplinan dan kemampuan baris-berbaris, keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter santri agar memiliki rasa nasionalisme, tanggung jawab, kedisiplinan, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat.
Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Pujiono, S.Si., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada para santri.
“Menjadi Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera. Ini adalah amanah dan kesempatan bagi santri untuk belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara,” ujar Pujiono.

Menurutnya, pendidikan di pesantren tidak hanya membentuk santri yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
“Santri harus mampu menjadi pribadi yang religius, disiplin, berkarakter, cinta tanah air dan siap mengabdi. Semoga pengalaman menjadi Paskibraka ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ke-12 santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum yang tergabung dalam Paskibraka Kecamatan Sambi adalah Nawa Abdillah, Habib Umar, Ihsan Al Habsyi, Luthfi Nur Elvina, Calya, Athifa Azkia, Dheenda Mahda, Nikmatul Laili, Bernie Wijayanti, Annisa Q Rizquna, Rifka Syifa, dan Rossy Dwi.
PonpesMU Manafiul mengelola Pendidikan TK Aisyiyah PK , SD Muh PK Sambi di Kampus Jati sambi. Sedangkan Di Kampus Canden menyelenggarakan Pendidikan SMP dan SMA Muhammadiyan Manafiul Ulum Sambi Boyolali.
Keberhasilan para santri tersebut sekaligus memperkuat komitmen PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan keimanan, keislaman, keilmuan, kebahasaan, keterampilan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara.
Dari pesantren untuk umat, dari santri untuk Indonesia. (*/Puji/Redaksi Solo)