LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah. Sebanyak 1.175 kepala keluarga (KK) menerima bantuan beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) masing-masing 10 kilogram per keluarga, Minggu (8/3/2026).
Bantuan yang merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, itu disalurkan di empat kecamatan, yakni Jati Agung, Natar, Tanjung Bintang, dan Tanjung Sari.
Penyaluran di Kecamatan Jati Agung dipusatkan di Kantor Camat dan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, yang hadir mewakili bupati.
Sementara di Kecamatan Tanjung Bintang bantuan disalurkan di Desa Jatibaru, di Kecamatan Tanjung Sari dipusatkan di Kantor Camat, dan di Kecamatan Natar berlangsung di Desa Sidosari.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, penerima bantuan terbanyak berada di Kecamatan Jati Agung sebanyak 865 KK, disusul Natar 143 KK, Tanjung Bintang 117 KK, dan Tanjung Sari 50 KK.
Selain beras, warga juga menerima bantuan kebutuhan pokok lain seperti telur, mi instan, roti, makanan siap saji, kasur, selimut, pakaian hingga peralatan dapur.
Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.
“Bapak Bupati berpesan agar masyarakat tetap bersabar. Pemerintah daerah hadir dan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, penanganan banjir juga dilakukan melalui kolaborasi dengan dunia usaha. Sedikitnya 10 perusahaan turut menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dukungan dunia usaha menjadi bukti pentingnya kolaborasi membantu masyarakat,” katanya.
Selain bantuan darurat, Pemkab Lampung Selatan juga menyiapkan langkah penanganan jangka panjang dengan berkoordinasi bersama Balai Wilayah Sungai dan instansi terkait untuk menelusuri penyebab banjir.
Sementara tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, dan instansi terkait telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan serta memantau kondisi wilayah terdampak. (red)