LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS-Pemerintah desa Jatimulyo laksanakan musyawarah Rembuk Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027,yang dipusatkan di aula balai desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.Jumat. (17/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah desa Jatimulyo pada hari ini, adalah forum musyawarah strategis di tingkat desa untuk memetakan masalah gizi dan menyepakati usulan program prioritas yang akan didanai melalui APBDes,yang mana nantinya hasil rembuk ini menjadi dasar mutlak dalam menyusun dokumen rencana kerja desa Jatimulyo.
Pelaksanaan yang diselenggarakan secara berkesinambungan dengan serangkaian langkah operasional diantaranya:Pembentukan Tim Penyusun,Musyawarah diawali dengan pembentukan Tim Penyusun RKPDes yang bertugas mengumpulkan data, mencermati ulang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), dan menyusun draf kegiatan.Pelaksanaan Rembuk Stunting yang bertujuan menyepakati usulan program pencegahan stunting, seperti:Penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi balita,Perawatan kesehatan rutin untuk ibu hamil dan menyusui.Pembangunan atau rehabilitasi fasilitas Posyandu dan Polindes.Penyusunan Program Prioritas (RKPDes 2027)
Segala usulan dari masyarakat dan hasil Rembuk Stunting akan dirumuskan menjadi daftar prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027,Penetapan dan Pengesahan Hasil musyawarah dituangkan dalam Berita Acara yang nantinya disahkan melalui Peraturan Desa (Perdes) tentang RKPDes.
Pada musyawarah Rembuk Stunting di desa Jatimulyo yang di pimpin langsung oleh Sumardi. S. E,selaku Kepala desa,nampak didampingi oleh Kasi Ekobang, ketua BPD,,Bidan Desa, Kader Posyandu,Kader PKK, Upt PLKB,UPT Keswan dan Beberapa UPT lainya.
Alhamdulillah pada hari ini Pemerintah desa Jatimulyo mengadakan Rembuk Stunting,untuk desa Jatimulyo mulai dari tahun 2024 mengalami penurunan tahun 2024 kita ada 11angka stunting 2025 ada 9 stunting dan yang 2026 ini Alhamdulillah tinggal 7 Stunting.Terang Sumardi.
Mudah mudahan ke depannya kita di tahun 2027 berusaha semaksimal mungkin bersama kader dan bidan desa segera mengadakan sosialisasi terus dan kita bergerak terus untuk agar dapat bisa zero stunting di tahun 2027.
Untuk RKPdes tahun 2027 kedepannya kita masi tetap untuk melaksanakan yaitu pembangunan pembangunan walaupun memang kita harus mengadakan program BLT-DD buat keluarga masyarakat yang memang kurang mampu kita akan tetap memperioritaskanya. Tutup Sumardi. ***Ronald.