Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (3 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (3 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (4 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (18 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 13 September 2019, 19:18 WIB 1,449 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Siswa dan Guru SMPN 3 Burau Luwu Timur Dilatih Buat Ecobrick

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Siswa dan Guru SMPN 3 Burau Luwu Timur Dilatih Buat Ecobrick
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

LUWU TIMUR, INFODESANEWS – Dalam upaya meminimalisir sampah plastik di lingkungan sekolah, maka siswa SMP Negeri 3 Burau, kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur diberikan pelatihan membuat Ecobrick, Jumat (13/09).

Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang siswa dan guru yang dibimbing langsung oleh komunitas Ecobrick SELARAS yang dipimpin Noni Firdaus.

Kepala SMP Negeri 3 Burau, Kaslam mengungkapkan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan kepada siswa bagaimana mendaur ulang sampah plastik agar lingkungan sekolah termasuk di masyarakat pada umumnya bebas dari sampah plastik yang berpotensi merusak lingkungan .

“upaya ini kami lakukan untuk mengajari para siswa agar dapat menjaga lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik yang ada di lingkungan sekitar, dengan cara ini kerusakan lingkungan dapat diminimalkan “ terang Kaslam

Ecobrick adalah metode meminimalisir sampah dengan media botol plastik yang diisi penuh dengan sampah anorganik, yakni sampah yang tak dapat diuraikan atau membutuhkan waktu lama untuk terurai, hingga benar-benar keras dan padat.

Tujuannya adalah untuk mengurangi sampah berbahan dasar plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna.

Pada kesempatan ini, siswa yang tercepat menyelesaikan ecobricknya diberikan hadiah botol berkali pakai ,sedangkan siswa yang berhasil menjawab kuis diberi hadiah sedoton stainlis ramah lingkungan.(yul/yn)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi