Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 06 Maret 2026, 11:59 WIB 1,083 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Satpol PP Blora Tertibkan Lapak PKL di Lapangan Kridosono

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Satpol PP Blora Tertibkan Lapak PKL di Lapangan Kridosono
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blora melakukan penertiban lapak para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lapangan Kridosono, Jumat (6/4/2025).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi di Alun-Alun Blora beberapa waktu lalu bersama Wakil Bupati terkait program kebersihan “Indonesia Asri”.

Kasatpol PP melalui Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Linmas Satpol PP Blora, Yugo Wahyudi, menjelaskan bahwa sebelum penertiban dilakukan, pihaknya sudah memberikan teguran secara tertulis kepada para pedagang sejak seminggu yang lalu.

“Hari ini kita melaksanakan penelitian dan penertiban lapak-lapak di Lapangan Kridosono. Ini merupakan hasil tindak lanjut dari kegiatan hari Selasa lalu di Alun-Alun bersama Ibu Wakil Bupati kaitannya dengan Indonesia Asri,” ujar Yugo di lokasi.

Ia menambahkan, dari hasil pantauan, sebagian besar pedagang sudah menertibkan lapaknya secara mandiri. Namun, masih terdapat lima titik lapak yang belum dibersihkan.

“Bagi PKL yang masih membandel dan tidak membereskan lapaknya, kami berikan teguran tertulis. Untuk hari ini, kami melakukan penyitaan dengan mengeksekusi lapak-lapak tersebut dan mengangkutnya ke Mako Satpol PP. Ini dilakukan agar memberikan efek jera,” tegasnya.

Yugo menyebutkan, 90 persen pedagang menerima penertiban dengan baik. Namun, ada satu lapak semi permanen di sisi utara yang sempat menunjukkan perlawanan.

“Dia mengaku buka 24 jam, tapi aturannya tidak boleh. Kami bersama tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Dindakop), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perhubungan (Dinhub) telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah. Hasilnya, Lapangan Kridosono harus bersih dan steril pada pagi hari. Tidak boleh ada lapak yang buka 24 jam,” jelasnya.

Meski lapak disita, Yugo memastikan bahwa barang dagangan yang diamankan dapat diambil kembali oleh pemiliknya secara gratis sebagai bentuk pembinaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Lapangan Kridosono diperuntukkan sebagai ruang terbuka untuk fasilitas umum dan olahraga. Pedagang diperbolehkan berjualan asalkan mengikuti aturan, yaitu tidak buka 24 jam dan wajib membongkar lapaknya setelah selesai berjualan.

Menjawab kekhawatiran akan munculnya lapak liar kembali, Yugo memastikan pihaknya akan konsisten melakukan penertiban. “Setelah ini, kami merencanakan penertiban rutin secara terjadwal pasca Lebaran. Kami beri toleransi kepada pemilik lapak sampai dengan Lebaran,” imbuhnya.

Selain di Kridosono, Satpol PP juga telah membersihkan lapak-lapak di Taman Seribu Lampu Cepu dan Jalan Pemuda. Ke depan, jika seluruh titik prioritas sudah tertib, petugas akan merambah ke jalan-jalan protokol dan trotoar di lingkungan kota.

Sementara itu, salah satu pemilik warung di Kridosono, Ajik, menyampaikan keberatannya atas penertiban tersebut. Menurutnya, para pedagang hanya ingin mencari rezeki menjelang Lebaran.

“Kami buka 24 jam karena jualan. Masalahnya kan mau Lebaran, teman-teman mau di liburin tidak mau. Intinya sama-sama mencari rezeki,” ujar Ajik singkat.**Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi