Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (2 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (12 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (19 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (20 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (22 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (22 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (22 jam yang lalu)
NASIONAL 11 April 2021, 14:28 WIB 1,067 PDF

Kapolda Sulawesi Selatan Dampingi Ketua PBNU Silahturahmi ke Uskup Agung Makassar

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolda Sulawesi Selatan Dampingi Ketua PBNU Silahturahmi ke Uskup Agung Makassar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Ketua Umum PB Nahdatul Ulama (NU), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA mengutuk keras bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katolik Katedral Keuskupan Agung Makassar pada Minggu 28 Maret 2021 lalu.

dOK.Ketua PBNU, Uskup Agung Makassar, Kapolda Sulsel pertemuan di Makassar.

Hal itu diungkapkan Ketua PBNU dihadapan Uskup Agung Makassar Mgr Jhon Liku Ada, Pr bahwa, perbuatan itu sangat keji, tidak berperikemanusiaan, dan terkutuk di mata Allah SWT, ” ujarnya pada Minggu 11 April 2021.

Said Aqil Siroj sering disapa menegaskan, agar aparat serius mengusut tuntas dalang dan jaringan di balik peristiwa bom bunuh diri tersebut.
“Apapun motifnya, sangat jelas tidak dapat dibenarkan. Aparat sudah gerak cepat menangkap dan mengusut tuntas jaringan teroris ini sampai ke sel-selnya,” tegasnya.

Ketua PBNU ini meminta masyarakat di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan kewaspadaan pasca bom ini. “Untuk ke sekian kalinya bangsa ini mengalami ujian kemanusiaan dari kelompok-kelompok biadab yang tega menghabisi nyawa orang lain. Masyarakat harus makin waspada. Jangan segan-segan lapor ke aparat jika ada sesuatu yang mencurigakan di lingkungan sekitar kita, dan kita dukung penuh aparat untuk menertibkan kelompok-kelompok radikal.

“Kita yakin seyakin-yakinnya bahwa tindakan teroris dengan bom bunuh diri ini adalah terlaknat, haram, dan dosa besar dalam pandangan Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Semoga bangsa ini selalu diberikan perlindungan dari segala musibah dan cobaan. Sungguh tidak ada Agama yang mengajarkan dalam tindakan teror dan bom bunuh diri,” pesannya.

Dalam kunjungan Ketua PBNU dengan Uskup Agung Makassar didampingi Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs. Merdisyam, Kapolrestabes Makassar, Karo OPS, Dir Intelkam Polda Sulsel.(yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi