Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (25 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 Oktober 2019, 07:11 WIB 1,762 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kader Posyandu Diharap Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kader Posyandu Diharap Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

LUTIM, INFODESANEWS – Bupati Luwu Timur , Thoriq Husler mengharapkan agar kader posyandu menjadi garda terdepan di bidang kesehatan, terutama meningkatkan kualitasnya dalam mencegah angka stunting di Kabupaten Luwu Timur

” kader posyandu memiliki peran strategis dalam menggerakan dan menjalankan program dan kegiatan di desa yang membutuhkan perhatian dan kerja keras serta ke seriusan dalam rangka mencegah dan menanggulangi stunting” kata Bupati pada “Jambore Kader Posyandu dengan tema “Cegah Stunting itu Penting, Kader Tangguh No Stunting” di Bukit Wisata Agro, Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Jum’at (11/10).

Menurut Husler, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada anak yang disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, kurangnya asupan gizi saat ibu hamil dan minus asupan gizi ketika bayi dalam kandungan atau seribu hari pertama kehidupan.

“Untuk itu para kader harus dapat meningkatkan komitmen untuk bersama sama meningkatkan giI masyarakat dalam upaya mencegah stunting “harapnya.

Mengutip data WHO, Bupati mengungkapkan di dunia diperkirakan ada 178 juta anak dibawah 5 tahun pertumbuhannya terhambat karena stunting, Indonesia merupakan negara urutan kelima dalam jumlah anak dengan kondisi stunting. Maka dari itu optimalisasi peran kader posyandu mencegah balita stunting terus dipacu, demi terwujudnya generasi yang sehat dan cerdas.

Ketua panitia penyelenggara Basondeng Abbas, melaporkan kegiatan Jambore Kader Posyandu tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan semangat kerja, sekaligus memberikan motivasi serta meningkatkan keterampilan para kader posyandu agar terbentuk kader kader unggul penuh inovasi untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu.

“Setelah jambore ini diharapkan pengetahuan kader tentang pendidikan dan kesehatan bertambah sehingga pelayanan posyandu semakin baik “tandasnya.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 11 – 13 Oktober 2019 juga dimeriahkan berbagai lomba, diantaranya Lomba Penyuluhan, Lomba Simulasi Penimbangan 9 langkah, Lomba Pelaksanaan Posyandu 5 langkah, Lomba Simulasi Cuci Tangan 7 langkah serta beberapa lomba lainnya, yang diikuti 10 peserta per kecamatan.

Turut hadir pada pembukaan jambore tersebut Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur H. Amran Syam dan seluruh Camat se Kabupaten Luwu Timur. (yul)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi