Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Mei 2026, 09:12 WIB 2,092 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Desa Sukorejo Salurkan 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Sukorejo Salurkan 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Sejumlah desa di Kabupaten Blora telah mengalokasikan Dana Desa (DD) tahun ini untuk mendukung program swasembada pangan. Dana tersebut wajib disetorkan sebagai modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna membangun usaha di sektor ketahanan pangan.

Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Sutrisno menjelaskan, pihaknya mengalokasikan 20 persen dari Dana Desa untuk ketahanan pangan. Anggaran itu digunakan untuk tiga sektor utama, yakni perikanan lele, pertanian serta usaha batik.

“Untuk perikanan lele, sudah dilakukan panen sekali. Hasil panen pertama terjual habis,” ujar Sutrisno.

Meski demikian, pihak BUMDes belum menyampaikan secara rinci besaran hasil panen pertama tersebut. Sutrisno berharap ke depan pengelolaan usaha ketahanan pangan bisa lebih transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi warga desa.

Kebijakan ini juga sejalan dengan rencana pemerintah pusat terkait program Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.**Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi