BLORA, INFODESANEWS – Wisata Desa WBB (Wisata Banyu Bening) di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, menawarkan sensasi baru wisata alam yang kian diminati masyarakat. Kejernihan air sungai, suasana pedesaan yang masih asri, serta aktivitas tubing yang memacu adrenalin ringan menjadi daya tarik utama destinasi yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) tersebut. Sensasi ini semakin menguat saat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung pengembangan wisata desa berbasis Program Pengembangan Ekonomi Inklusif Desa (PEID) Kemendes PDTT.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan PMD meninjau berbagai wahana wisata alam yang ditawarkan WBB. Aliran sungai yang jernih dan sejuk menjadi pengalaman utama yang dirasakan langsung oleh Sekretaris Dinas PMD Blora, Heksa Wismaningsih, SSTP., MH. Menurutnya, WBB menghadirkan pengalaman berwisata yang sederhana namun memberi kesan mendalam.
“Kesan saya setelah merasakan langsung wahana di WBB sangat menyenangkan. Kalau yang dekat ada, kenapa harus jauh-jauh. Murah meriah, terhibur, makanannya juga enak dan terjangkau. Pokoknya senang,” ujar Heksa.
Ia menilai, konsep wisata alam yang ramah keluarga ini mampu menghadirkan alternatif rekreasi baru tanpa harus keluar daerah.
Heksa juga mendorong pengelola untuk terus berinovasi. “Ke depan, kualitas layanan dan paket wisata perlu dibuat lebih variatif agar daya tariknya semakin luas,” tambahnya.
Pengalaman serupa dirasakan pengunjung. Shinta (27) mengungkapkan sensasi tubing di WBB memberi pengalaman berbeda.
“Airnya bening dan segar, alirannya nyaman, suasananya masih alami. Seru tapi tetap bikin rileks, cocok untuk refreshing,” tuturnya.
Ia berharap konsep wisata dikembangkan lebih kreatif tanpa meninggalkan karakter alam.
Sementara itu, Kepala Desa Tinapan, Istiono, menyambut positif dukungan Pemkab Blora. Menurutnya, sinergi pemerintah desa, BUMDesa, dan pendampingan PEID Kemendes PDTT menjadi kunci agar WBB tumbuh sebagai destinasi unggulan sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
“Kunjungan ini menjadi penyemangat kami untuk terus membenahi pengelolaan agar semakin profesional dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.**Red.