Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (12 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (19 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 22 Februari 2019, 19:50 WIB 947 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

SD Muhammadiyah PK Boyolali Kelola Sampah untuk Hidup Bersih dan Bernilai

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

SD Muhammadiyah PK Boyolali Kelola Sampah untuk Hidup Bersih dan Bernilai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BOYOLALI, INFODESANEWS.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus Boyolali bersama masyarakat mengumpulkan sampah anorganik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 pada Kamis (21/2).

Rangkaian kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah Bank Sampah yang dilaksanakan sejak tanggal 1 Februari 2019, kegiatan Bank Sampah dilakukan dengan penuh keceriaan, para siswa diajak berkunjung ke rumah warga untuk mengambil sampah anorganik dan membagikan kupon sembako kepada warga kurang mampu. Masyarakatpun menyambut baik kegiatan tersebut, salah seorang siswa, Abrar mengatakan, “Kami tidak diajarkan untuk menjadi pemulung, tapi kami diajarkan untuk menjadi pahlawan penjaga lingkungan, kami sangat senang bisa menjaga kebersihan lingkungan.” Kegiatan ini juga bertujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya membuang sampah sesuai jenisnya, yakni memisahkan sampah organik dan anorganik.

Puncak kegiatan dilakukan pada hari ini, Kamis 21 Februari 2019, dimana diadakan pameran kreasi barang bekas, dan pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam pameran tersebut, barang bekas yang telah dibuat oleh siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Boyolali dipamerkan dan diperjualbelikan, kegiatan ini mengajarkan kepada anak tentang konsep jual-beli, indahnya berbagi dan pentingnya mengelola sampah dengan baik, sehingga sampah yang mereka tahu hanya dibuang ditempat sampah, ternyata dapat didaur ulang dan dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai. Barang yang dipamerkan diantaranya, aquascape dari kardus bekas, jam dinding dari rantai sepeda motor, figura dari bekas sedotan, mainan pesawat dari kaleng dan botol bekas, serta masih banyak lagi.

Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Tatik Purwaningsih dari Dinas Lingkungkuan Hidup Kabupaten Boyolali, dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak SD Muhammadiyah Program Khusus Boyolali beserta para siswanya yang telah antusias menyelenggarakan HPSN. Beliau menambahkan bahwa, “Peringatan ini sekaligus membuat anak-anak melakukan proses belajar dan mempraktekkan pemanfaatan barang bekas, baik yang ada di rumah maupun sekolah atau juga di lingkungan sekitarnya.”

Koordinator Kegiatan Puncak tema Hari Peduli sampah Nasional Ustadzah Yesi menyampaikan bahwa, “Diharapkan kegiatan semacam ini dapat menyadarkan seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk mau dan mampu mengelola sampah dengan baik, karena hidup bersih dan sehat dimulai dari budaya membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jenisnya. Ayo peduli dan sayangi bumi dengan tidak membuang sampah sembarangan.”

Kepala SD Muhammadiyah PK Boyolali Haryadi menyampaikan bahwa, “Kegiatan HPSN menjadi bagian edukasi kepada siswa dan seluruh warga sekolah akan pentingnya aktualisasi nilai agama pada realitas kehidupan serta memberi nilai edukasi kepada siswa agar selalu menjaga dan merawat lingkungan dari bahaya sampah.”

(Agung/ Infodesanews)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi