Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (23 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (25 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (28 menit yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (15 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (17 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (17 jam yang lalu)
INFODESA 18 Maret 2019, 20:20 WIB 729 PDF

Pustakawan Desa Belajar Strategi Pengembangan Pepustakaan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pustakawan Desa Belajar Strategi Pengembangan Pepustakaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Perpustakaan merupakan sebuah lembaga atau institusi sosial yang harus dikelola secara profesional. Pengelolaan secara profesional berarti memenuhi kriteria dan standar yang berlaku baik dari sisi perpustakaannya maupun tenaga pengelolanya. Untuk memenuhi standar pengelolaan perpustakaan yang profesional, Pemerintah Kabupaten Banyumas, melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpusda) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan bagi pengelola perpustkaan desa dan taman bacaan masyarakat Selasa (12/3) di Aula Disarpusda. Kegiatan tersebut untuk melatih kompetensi tenaga perpustakaan desa agar profesional dalam melayanani masyarakat.

Kepala Dinas Arpusda Joko Wikanto mengatakan minat baca di Banyumas masih perlu ditingkatkan dan harus diselesaikan secara terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi oleh pemerintah bersama jajaran dunia pendidikan, termasuk peran serta kepala desa dan masyarakat itu sendiri.

“Salah satu upaya perlu diadakan perpustakaan desa/TBM dan melalui beberapa kegiatan yang menjadi program Dinas Arpusda Kabupaten Banyumas yaitu melalui kegiatan layanan perpustakaan keliling dan pembinaan serta kerjasama antar perpustakaan,” katanya

Menurut Joko, untuk memotivasi Perpustakaan Desa, Dinarpusda Banyumas akan menyelenggarakan lomba perpustakaan Desa/Kelurahan yang akan diselenggarakan pada bulan Juli 2019.

“Saat ini terdapat 71 perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat di Banyumas,” tambahnya

Kasi Pengembangan, Pembinaan dan Kerjasama Perpustakaan Indra Syamsu mengatakan Bintek kali ini diikuti 25 peserta dari 5 perpustakaan desa dan 1 taman bacaan masyarakat.

“Perpusdes yang mengikuti Bintek antara lain Pepusdes Ciberem Kecamatan Sumbang, Pepusdes Sibalung dan Kedungpring Kecamatan Kemranjen, Perpusdes Kedungwuluh Kecamatan Patikraja, Pepusdes Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang serta Taman Bacaan Masyarakat Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja,” katanya.

Pada Bimtek ini peserta diajarkan cara dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan desa, guna terwujudnya Masyarakat Yang Literat Melalui Pemberdayaan Perpustakaan Desa . Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana membuat katalogisasi, klasfikasi dan belajar membuat rencana kerja serta menyeleksi koleksi perpustakaan yang sesuai, serta membimbing masyarakat untuk menemukan informasi yang valid di era digital ini.

“Pelatihan akan berlangsung selama 4 hari mulai hari ini Selasa (12/3) hingga Jumat (15/3), kami menghadirkan narasumber dari Dinas Keasrsipan dan Perpustakaan Propinsi Jawa Tengah yaitu Adib Suharto dan Dyah Nugraheni,” tambahnya

Selain untuk mempersiapkan tenaga pengelola perpustakaan yang mempunyai kemampuan dan keterampilan di bidang perpustakaan, juga belajar strategi pengembangan perpustakaan, karena keberadaan perpustakaan desa diharapkan sebagai bagian integral dari upaya membangun masyarakat yang literat dan mampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan para pemakainya.

“Nantinya perpustakaan desa tidak hanya untuk pinjam meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat dengan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat,” pungkasnya. ***Parsito

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi