Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (16 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (19 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (23 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (23 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (23 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 26 November 2017, 19:49 WIB 1,819 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Proyek Jalan Desa Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, Tuai Kritikan

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Proyek Jalan Desa Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, Tuai Kritikan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com — Pengerjaan proyek jalan di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, tuai kritikan. Pasalnya, pengerjaan yang dilakukan rekanan tidak memasang plang proyek, sehingga rentan asal jadi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Infodesanews.com proyek peningkatan jalan hotmix, ruas Jalan Desa Sukabanjar-Suak Kecamatan Sidomulyo, itu bersumber dari APBD 2017 Kabupaten Lampung Selatan dan kurang lebih sepanjang 8 kilometer yang menelan Aggaran sebesar Rp7,5 miliar yang di gelontorkan Pemkab Lampung Selatan.

Masyarakat setempat mengaku kecewa karena tidak ada plang proyek yang merupakan sumber infomasi. Dengan tidak adanya informasi, disinyalir pekerjaan di lakukan asal jadi.
“Bangun jalan pakai uang rakyat, tapi tidak ada plang proyeknya,” kata Slamet (43) tokoh pemuda desa setempat, Minggu (26/11).

Dijelaskannya, kewajiban memasang plang proyek sesuai dengan Undang-Undang no 14 tahun 2008, tentang keterbukaan Informasi publik.
“Indikasi nya bakal ada yang tidak beres, karena pasang plang kewajiban rekanan selaku pelaksana proyek,” ujarnya.

Kepala Desa Sukabanjar, Asikin mengaku jika pengawas proyek jalan tersebut sudah melapor ke pihaknya.
“Sudah lapor pengawas nya, tapi saya tidak tahu namanya,” ujarnya.

Diungkapkan lagi, proyek pengerjaan jalan hotmix itu di lakukan salah satu perusahaan ready mix terbesar di Lampung Selatan.
“Pengawas nya bilang begitu, yang punya proyek punya perusahaan besar,” kata dia.

Sementara itu, Ranto (23) salah seorang pekerja saat ditemui tidak mengetahui nama perusahaan yang mengerjakan proyek jalan hotmix tersebut.

“Saya di sini cuma jadi kuli harian, jadi enggak tahu-menahu,” pungkasnyanya.(SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi