Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (10 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (10 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (11 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (18 jam yang lalu)
INFODESA 18 September 2018, 22:55 WIB 430 PDF

Polda Fokus Kampanye Hitam Dunia Maya

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polda Fokus Kampanye Hitam Dunia Maya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SEMARANG, INFODESANEWS –  Kepolisian Daerah (Polda) Jateng terus melakukan persiapan dalam pengamanan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. Salah satu fokus utama dalam pengamanan adalah antisipasi kampanye hitam melalui dunia Maya.

Pada kesempatan itu, Kapoda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengaungkapkan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 yang memakan waktu lama memungkinkan adanya sejumlah pelanggaran. Salah satunya adalah kampanye hitam melalui media sosial dan media elektronik lainnya.
“Kami telah membentuk tim khusus bernama Satuan Tugas (Satgas) Black Campaign yang akan mengawasi pelaksanaan kampanye di media sosial dan internet itu,” kata Condro saat ditemui dalam simulasi pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 di Lapangan Bhayangkara Akpol Semarang, Selasa (18/9/2018).

Condro lebih lanjut menegaskan, pembentukan Satgas Black Campaign tersebut penting untuk mengantisipasi adanya kampanye hitam yang dapat memicu konflik fisik di lapangan.

“Jangan sampai terjadi  bentrokan di lapangan akibat adanya kampanye hitam di media sosial. Untuk itu, Satgas Black Campaign akan terus mengawasi setiap informasi mengenai kampanye di internet,” tegasnya.

Ia juga berharap masyarakat khususnya tim kampanye lebih dewasa dalam menggunakan media sosial dan internet dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 nanti.

“Kami juga berharap para tokoh partai, tokoh masyarakat, ulama selalu mengeluarkan statemen-statemen yang menyejukkan masyarakat,” tambah dia.

Terkait ancaman bagi para penyebar hoax dan kampanye hitam, Condro mengatakan jika yang dilanggar adalah ranah politik, maka akan diserahkan kepada tim Gakumdu.

“Tegas kami ungkapkan jika pelanggaran terkait Undang-Undang ITE, maka akan kami proses secara hukum pidana,” pungkasnya. (adm)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi