Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (3 menit yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (1 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (2 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (9 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (21 jam yang lalu)
INFODESA 20 Januari 2019, 22:21 WIB 721 PDF

Pencarian korban tenggelam Jepara, Akhirnya Dilanjutkan Menggunakan Alat Berat.

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pencarian korban tenggelam Jepara, Akhirnya Dilanjutkan Menggunakan Alat Berat.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

JEPARA, INFODESANEWS – Pencarian korban tenggelam di sungai pedut turut dukuh krajan, Desa Klepu, kecamatan Keling, Jepara yang sempat dihentikan sementara minggu 20/01/2019 pukul 18.30 wib dikarenakan faktor malam, dan rencana dilanjutkan pada pagi hari, malam ini dilanjutkan kembali. pencarian korban kini menggunakan alat berat guna membedah aliran sungai agar air kedung surut.

Pencarian korban dengan membedah sungai menggunakan alat berat yang di inisiatif warga ini guna mempercepat korban ditemukan.

Menurut Arwin selaku kepala pelaksana BPBD Jepara, Alat berat sendiri didatangkan oleh pemerintah Desa Klepu bekerjasama dengan warga.

” Sedangkan lima staf BPBD jepara disiapkan di lokasi guna evakuasi jika sewaktu-waktu korban ditemukan,” ungkapnya.

“Lima staf BPBD selalu stanby di lokasi untuk sewaktu-waktu bila dibutuhkan untuk evakuasi,” ungkap Arwin lagi.

Sebelumnya pencarian korban tenggelam dibekas penambangan di sungai pedut turut dukuh krajan, Desa Klepo, kecamatan Keling, Jepara sempat dihentikan sementara pukul 18.30 wib dikarenakan faktor malam, dan rencana pencarian korban dilanjutkan kembali pada pagi hari.

Kronologi kejadian, korban atas nama aris bin kuswanto (17 th) warga Desa Klepu, Kecamatan Keling beserta keempat temannya, minggu 20/01/2019 sekira pukul 14.00 wib memancing, selanjutnya korban dan keempat temannya berenang ke sungai dengan menaiki ban bekas, tak selang berapa lama, korban terpeleset lalu tercebur ke sungai. Saksi yang melihat, berusaha menolong. Namun naas, korban yang diperkirakan tak mampu berenang ini tidak bisa ditolong dikarenakan sudah terlanjur tenggelam ke dasar sungai.***RZ

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi