Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 25 Agustus 2018, 06:49 WIB 766 PDF

Pemda Rembang Siap Dukung Konvensi Peranakan Tionghoa Internasional

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemda Rembang Siap Dukung Konvensi Peranakan Tionghoa Internasional
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

REMBANG, INFODESANEWS – Acara Konvensi Peranakan Tionghoa Internasional ke-31 bakal di gelar tanggal 25 sampai 26 November 2018 di kabupaten Rembang. Sebanyak 400 orang baik dari dalam negeri hingga mancanegara akan berkumpul dalam kegiatan tersebut. Kegiatan Konvensi ini akan di ikuti peranakan dari berbagai negara dan ditahun ini Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz telah menyatakan pemkab Rembang siap mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya dengan kedatangan touris dari luar negeri dengan jumlah ratusan akan dapat mendongkrak ekonomi, pariwisata, sosial dan budaya Lasem khususnya dan Rembang pada umumnya.

“Kita siap mendukung, terutama segi keamanan, kita bikin semeriah mungkin. Kita angkat kerukunan, karena di Lasem ada Cina, Santri dan pribumi, yang hidup berdampingan” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut rencananya juga akan dihidangkan berbagai macam kuliner atau jajanan khas Rembang seperti dumbeg, jadah dan makanan khas lainnya.

Presiden Peranakan Tionghoa Warga Indonesia (PERTIWI) Udaya Halim saat memberikan paparan rencana kegiatan di ruang rapat Bupati Rembang, Jum’at (24/8) mengatakan ada empat kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah tahun ini, diantaranya Tangerang sebagai tempat konvensinya tanggal 24 November, kemudian mereka akan tour ke Semarang, Yogyakarta dan Rembang. Saat ini ratusan kamar dari beberapa hotel di Lasem dan Rembang sudah terbooking.

Udaya menjelaskan seluruh peranakan yang ada di penjuru dunia diperkirakan berasal dari pulau Jawa. Hal itu ditunjukkan dengan pakaian yang mereka kenakan berupa kebaya dan bawahan batik khas Pulau Jawa Indonesia.

“Untuk Lasem dan Rembang ini kita tahu merupakan tempat pendaratan Tionghoa di abad ke-13, lebih tua dari yang datang ke Malaysia dan Singapura. Pakaian yang mereka kenakan kebaya dan batik, dimana batik Lasem terkenal batik tiga negeri dan di Lasem banyak bangunan tionghoa berusia ratusan tahun itu yang bisa kita jadikan ikon kota, sekaligus bisa kita klaim, ini lo pusat peranakan ada di sini,”pungkasnya.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi