Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (27 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (45 menit yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (5 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (6 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (8 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (8 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (16 jam yang lalu)
INFODESA 13 September 2018, 17:59 WIB 1,184 PDF

Pasiintel Rem 081/DSJ : Radikalisme Musuh Utama Bangsa dan Bertentangan Dengan Ideologi Pancasila

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pasiintel Rem 081/DSJ : Radikalisme Musuh Utama Bangsa dan Bertentangan Dengan Ideologi Pancasila
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

MADIUN,INFODESANEWS – Ratusan anggota TNI, PNS dan Persit Korem 081/DSJ menerima sosialisasi tentang bahayanya faham radikalisme dalam rangka kegiatan Bintal Fungsi Komando, bertempat di Ruang Binter Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Kamis (13/9/18).

Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut yaitu Pasiintel Rem 081/DSJ Kapten Inf Ahmad Madhi Pane.

Mengawali ceramahnya, Pasiintel menyampaikan bahwa radikalisme adalah faham atau ideologi yang menuntut adanya perubahan dan pembaruan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan.

“Ideoligi semacam itu musuh utama bangsa ini dan sangat bertentangan dengan ideoligi kita Pancasila, serta sangat tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia,” terangnya

“Dalam perkembangannya, penyebaran faham radikal semacam ini tidak hanya mengajak atau mempengaruhi individu atau kelompok secara langsung, namun mereka juga kerap memanfaatkan berbagai media sosial untuk menyebarkan ideologinya,” imbuhnya.

Kapten inf Ahmad Madhi Pane mengatakan, oleh karena itu, kita sebagai prajurit TNI harus mampu membentengi diri kita dan keluarga kita untuk tidak pernah terpengaruh terhadap faham radikalisme, terutama dengan mengawasi anak-anak kita dalam menggunakan media sosial.

Ia juga menjelaskan, Sebagai aparat teritorial kita juga dituntut harus mampu melaksanakan Komsos di tengah-tengah masyarakat, untuk mensosialisasikan tentang bahayanya faham ini dan bagaimana pencegahannya.

“Untuk itu, Mari mulai saat ini, kita harus dapat meningkatkan kepekaan kita terhadap berbagai ancaman faham radikalisme yang ada di sekitar atau lingkungan tempat tinggal kita,” tutup dalam ceramahnya.(penrem81)
Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi