Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (3 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (10 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (10 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (11 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (18 jam yang lalu)
INFODESA 15 Oktober 2018, 06:32 WIB 2,172 PDF

Pangdam IV Diponegoro: Masyarakat Semarang Diharapkan Memiliki Jiwa Patroitik Yang Luar Biasa

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pangdam IV Diponegoro: Masyarakat Semarang Diharapkan Memiliki Jiwa Patroitik Yang Luar Biasa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SEMARANG,INFODESANEWS – Peringatan pertempuran lima hari di Semarang merupakan peristiwa heroik yang tidak mungkin dapat kita lupakan. Masyarakat Semarang harus dapat mengambil hikmah sebanyak-banyaknya dan pelajaran-pelajaran penting dari apa yang telah dikorbankan oleh para pahlawan dalam pertempuran lima hari di Semarang.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa masyarakat Semarang memiliki jiwa patriotik yang luar biasa, dengan spontanitas mereka bisa bersatu, bergotong-royong, bahu membahu dan tidak mengenal latar belakang suku, agama, ras, mereka bersama-sama bersatu untuk mencapai tujuan mempertahankan kemerdekaan.

“Keadaan ini merupakan modal yang sangat besar untuk masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah dan Indonesia,”
Ujar Mayjen TNI Wuryanto, dalam upacara peringatan pertempuran lima hari di Semarang, di kawasan Tugu Muda Kota Semarang, Minggu malam (14/10/2018).

Menurutnya, pada hahekatnya seluruh masyarakat Indonesia sudah mempunyai dan mewarisi jiwa patriotik yang luar biasa dari para pahlawan, sehingga kita harus menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh para pahlawan, semua hanya demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“bahwa untuk mencapai semua itu tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu pemimpin saja, baik Wali Kota, Gubernur atau Presiden, tetapi perlu kerja sama. Semua komponen masyarakat harus bahu membahu, bergotong-royong dengan satu tujuan Indonesia yang hebat, adil dan makmur,” terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, serta Purnawirawan, Pejuang dan Veteran.

Acara peringatan pertempuran lima hari di Semarang juga dimeriahkan oleh Drama Treatikal yang menggambarkan perjalanan pertempuran selama 5 hari di Kota Semarang yang ditandai dengan gugurnya Kepala Laboratorium Purusara dr. Kariadi. (Ndi)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi