Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (15 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (16 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (23 jam yang lalu)
INFODESA 29 Oktober 2018, 06:44 WIB 607 PDF

Murid Kelas 6 SDN Pulang Dengan Kepala Memar dan Benjol

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Murid Kelas 6 SDN Pulang Dengan Kepala Memar dan Benjol
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews – Dunia Pendidikan Blora dinodai dengan munculnya murid sekolah dasar negri Mojowetan yang diduga mengalami tindak kekerasan yang di lakukan oknum kepala sekolahnya.

Tindakan oknum kepala sekolah negri Mojowetan terungkap setelah murit tersebut di jumpai orang tuanya sepulang dari sekolah, HR ( Nama Samaran ) di jumpai orang tuanya dalam keadaan kepala yang memar dan terdapat benjolan besar.

Parmin orang tua korban spontan meluncur ke sekolahan untuk memintak penjelaskan pihak kepala sekolah serta memintak pertanggung jawab dari dari kepala sekolah, namun kepala sekolah negeri Mojowetan tersebut tidak ada di sekolah.

“ Ini merupakan sudah tindakan yang kedua kalinya yang dialami anak saya,” ungkapnya orang tua korban kepada Infodesanews saat di jumpai dilapangan.

“ Saat ini tindakan kami telah yaitu melaporkan di pihak kepolisian, dan telah di proses oleh Polsek setempat,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, petugas jaga kepolisian resot Banjarjo membenarkan bahwa korban yang di duga penganiayaan telah melaporkan tindakan yang dilaksanakan oleh oknum kepala sekolah negeri Mojowetan.

“ Benar kami telah menerima dan mencatat pengaduannya, namun untuk tidak lanjutnya secara terinci akan di jelaskan oleh Kapolsek sendiri, “ungkap Kanit Reskrim M. Ansory kepada sejumlah media yang hendak mewawaicarinya.

“ Untuk sementara kita tunggu saja Kapolsek Banjarjo AKP Budiyono, sambil menunggu hasil Visumnya,”pungkasnya.(Aras).

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi