Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (25 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (27 menit yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (15 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (17 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (17 jam yang lalu)
INFODESA 20 Juni 2019, 23:57 WIB 370 PDF

Melalui Baznas Pemkab Blora Tekan Kemiskinan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Melalui Baznas Pemkab Blora Tekan Kemiskinan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blora pada hari Rabu (19/6/2019) memberikan bantuan usaha kepada 10 warga Desa Wado,  Kecamatan Kedungtuban, masing-masing senilai Rp 6 juta.  Bantuan diberikan secara langsung oleh Sekretaris Jendral Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT Trans), H. Anwar Sanusi, PhD dengan didampingi Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si,  perwakilan BAZNAS Kabupaten Blora.

Turut menyaksikan Kepala Dinsos P3A Blora, Dra. Indah Purwaningsih, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Hariyanto, SIP, M.Si,  dan Camat Kedungtuban,  Martono di Ballroom Java Same Hotel Kecamatan Cepu.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan dana bantuan bagi pedagang bakulan ini bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS), yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) muslim lingkup Pemerintah Kabupaten Blora, yang diperuntukkan membantu warga Blora.

“Saya laporkan kepada Pak Sekjen bahwa BAZNAS ini merupakan zakatnya PNS di Kabupaten Blora. Bantuan BAZNAS ini kami gunakan untuk membantu masyarakat utamanya kurang mampu, selain itu juga kami gunakan untuk membantu warga mengembangkan usahanya agar meningkatkan nilai ekonomi masyarakat,” ucap Wakil Bupati Arief Rohman.

Menurutnya meskipun BAZNAS tingkat Kabupaten Blora belum bisa menyerap potensi zakat 100% namum setiap tahunya sudah mengalami peningkatan. Bahkan yang awalnya dulu sekitar 20 juta, sekarang sudah mencapai 200-300 juta per tahun.

“Baznas sendiri, salah satu fungsinya untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Blora. Bantuan permodalan untuk warga miskin dan kita bantu, kita support didampingi insyaallah bisa mandiri,” lanbjut Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa dari 10 warga penerima bantuan dari BAZNAS ini juga terdaftar pada BDT (basis data terpadu) Pemerintah Kabupaten Blora.

“Dengan bantuan ini mereka kami dorong untuk mandiri dan bisa keluar dari penerimaan bantuan yang nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” sambungnya.

Sekretaris Jendral Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), H. Anwar Sanusi PhD mengapresiasi terobosan Pemerintah Kabupaten Blora dalam upaya pengentasan kemiskinan yang ada saat ini.

“Ini terobosan bagus dan perlu dilakukan secara continue, guna mengentaskan angka kemiskinan” ungkap Sekjen.

Saar ini, lanjut Sekjen, di desa desa sedang tumbuh untuk mengubah nasibnya, karena pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sudah empat tahun ini dan masuk tahun kelima memiliki program yang namanya  dana desa.

“Setiap tahunnya pemerintah pusat terus mengucurkan dana untuk pembangunan desa selalu meningkat. Di tahun pertama dana desa 280 juta, tahun ini rata rata 990 juta per desa. Semoga tahun depan sudah diatas 1 miliar yang nantinya dananya untuk masyarakat desa agar masyarakat desa bisa merubah nasibnya dengan menggunakan dana desa,” ujar Sekjen Kemendesa PDT Trans.

Dengan bantuan dana desa yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT Trans) diharapkan jalan jalan, jembatan jembatan semakin baik dan infrastruktur semakin memadai.

“Sehingga dengan hal tersebut diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin baik. Yang nantinya dari Desa nanti akan tumbuh usaha usaha yang besar dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Sekjen.

Sementara itu Sumiyati salah satu penerima bantuan usaha mengaku senang dan sangat berterimakasih, ia mangaku bantuan yang diberikan ini nantinya akan digunakan untuk mengembangkan usaha yang telah digeluti selama dua tahun terakhir.

“Terimakasih untuk pemerintah yang telah memberikan bantuan , semoga dengan bantuan ini bisa semakin maju usaha saya dan bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucap Sumiyati dengan rasa senang.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut di akhiri dengan foto bersama dengan Sekjen  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Wakil Bupati, Kepala OPD terkait, Camat Kedungtuban, BAZNAS dan para penerima bantuan. (Tim Berita Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi